0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Polisi Telusuri Pelaku Pembuang Bayi

dok.merdeka.com
ilustrasi (dok.merdeka.com)

Solo — Polsek Jebres masih menelusuri pelaku pembuangan bayi yang ditemukan di aliran Bengawan Solo, tepatnya di Kawasan Kentingan Baru, Jebres, Solo pada Rabu (1/7) lalu. Penelusuran dilakukan hingga keluar area Kota Solo.

“Kami masih menelusuri siapa pelaku pembuangan bayi. Arus dari sungai ini kan bisa dari Sukoharjo maupun Karanganyar (Palur – Red),” kata Kapolsek Jebres, Kompol Edison Panjaitan saat dihubungi wartawan, Senin (6/7) siang.

Penelusuran, kata Kapolsek, difokuskan kesejumlah puskesmas, rumah bersalin dan rumah sakit. Meski begitu, sampai saat ini belum menemukan titik terang terkait siapa pelaku pembuangan bayi tersebut.

“Kami belum mendapat laporan dari anggota yang turun kelapangan, yang jelas kami masih terus selidiki,” kata Kapolsek.

Disinggung hasil pemeriksaan tim forensik, Kapolsek mengaku, sejauh ini hasil pemeriksaan juga belum keluar.

“Kami juga masih menunggu hasi dari RSUD Moewardi terkait hasil uji dari tim forensik. Jika sudah keluar, dari sana dapat diketahui apakah bayi mati dibunuh atau memang mati lahir,” terangnya.

Diberitakan sebelumnya, sesosok bayi berjenis kelamin perempuan ditemukan warga dikawasan aliran Bengawan Solo, Kentingan Baru, Jebres, Solo, Rabu (1/7) pagi. Alhasil, wargapun geger dengan penemuan bayi yang tersangkut di bambu pinggir bengawan.

Saksi mata,  Mardi (24) mengaku, waktu itu dirinya sedang membersihkan saluran air Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Solo. Saat itulah, dirinya melihat ada sejenis boneka yang tersangkut di sampah aliran sungai. Merasa curiga, iapun mendekati boneka tersebut. Setelah diamati lebih teliti, ternyata benda yang mengambang yang dikira boneka ternyata sesosok bayi perempuan.

Sontak, kejadian itupun membuat gempar warga sekitar. Hingga akhirnya, perwakilan warga pun melaporkan kejadian tersebut kepihak berwajib.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge