0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Persis Punya Dua Saran Untuk Nasib Final Piala Polda

logo-persis datar
Logo Persis Solo ()

Solo — Kelanjutan nasib final Piala Polda Jateng 2015 antara PSIS Semarang melawan Persis Solo, masih menunggu keputusan operator turnamen, Selasa (7/7). Imbas dari kerusuhan suporter saat final leg pertama di Semarang, Sabtu (4/7) kemarin, membuat pertandingan dihentikan dan menunggu keputusan resmi panitia.

“Turnamen ini memang harus tuntas dengan digelarnya leg kedua final di Solo. Apalagi suporter Pasoepati tentu ingin menyaksikan Persis bertanding di Manahan. Jadi tidak ada istilah juara bersama ataupun PSIS dinyatakan juara,” terang Direktur Olahraga Persis, Totok Supriyanto, Senin (6/7).

Menurut dia, sisa waktu pertandingan leg pertama kembali dilanjutkan di Semarang, tanpa dihadiri suporter Persis Solo. Namun, pelaskanaan duel lanjutan maksimal Rabu (8/7) besok.

Kedua, laga di Stadion Jatidiri tersebut dinyatakan bubar dengan tim Laskar Mahesa Jenar dinyatakan unggul 1-0 melalui gol Johan Yoga. Kemudian pertandingan leg kedua di Manahan Solo, Sabtu (11/7) besok tetap dilaksanakan tanpa dihadiri suporter PSIS.

Seperti diketahui, pada final leg pertama, PSIS unggul sementara 1-0 saat Johan Yoga mencetak gol menit 26. Sayang, laga berujung rusuh saat tawuran antar suporter satu menit setelah gol. Kerusuhan massal di area tribun penonton membuat pertandingan terpaksa harus dihentikan.

Kapolda Jateng Irjen Pol Nur Ali melalui Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Liliek Darmanto tetap mendukung dan memberi ijin pertandingan harus dilanjutkan kembali sesuai jadwal.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge