0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Masyarakat Lanjaran Manfaatkan Air Goa Jepang

timlo.net/nanin

Warga ambil air di Sumber Air Goa Jepang untuk mengatasi kekeringan selama musim kemarau

Boyolali — Memasuki musim kemarau, sejumlah daerah di lereng Gunung Merapi yang rawan kekeringan mulai kesulitan mendapatkan air bersih. Di Dusun/Desa Lanjaran, Musuk, warga terpaksa memanfaatkan air dari Goa Jepang.

“Kalau musim kemarau, larinya ya ke Goa Jepang untuk mendapatkan air bersih,” ujar Purwanto, warga Lanjaran, Senin (06/7).

Diakui, sumber air Goa Jepang selama ini dimanfaatkan 500 Kepala Keluarga di Desa Lanjaran. Air Goa Jepang dimanfaatkan warga untuk kebutuhan minum, masak dan mandi. Biasanya, warga mengambil air di Goa Jepang pagi dan sore hari. Sayangnya, meski air Goa Jepang tidak pernah kering, medan menuju ke lokasi sangat sulit. Sehingga sekali ambil air, warga hanya mampu mengambil dua hingga empat derigen.

“Hanya dua atau empat, itupun harus bolak-balik, medannya sangat sulit,” imbuhnya.

Akses jalan yang tidak mendukung menuju ke Goa Jepang, membuat warga kesulitan mengambil air. Jarak Goa Jepang dari Dusun Lanjaran sejauh satu kilometer dan tidak bisa terjangkau dengan menggunakan motor.

“Ya ambilnya semampu kita, yang penting untuk minum dan masak ada air,” ungkap Prapto, warga lainnya.

Sumber air di Goa Jepang sendiri diyakini warga dibuat tahun 1942 lalu. Selain memanfaatkan air di Goa Jepang, warga juga mengambil air dari rembesan sumber air tersebut.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge