0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Di Pasar-pasar Inilah Mie Berformalin Dipasarkan Pelaku

timlo.net/putra

Tersangka bersama bb mie formalin diamankan di Mapolres Sukoharjo

Sukoharjo — Dua tersangka pembuat mie kuning basah berformalin sudah enam bulan mengedarkan hasil produksinya di Sukoharjo dan Wonogiri. Sedikitnya setiap hari mereka mampu memproduksi lima kwintal mie untuk dipasarkan.

“Pengakuan kedua tersangka, setiap harinya mereka mampu memproduksi mie basah 5 kwintal, dan malam harinya mereka kirim ke Kartasura untuk didistribuikan ke seluruh Sukoharjo dan Wonogiri,” kata Kasat Reskrim Polres Sukoharjo, Iptu Frand Dalanta Kembaren, Senin (6/7).

Di Sukoharjo, mie berbahaya bikinan tersangka Mulyono dan Wahyu ini dipasarkan ke, Pasar Kartasura, Pasar Sukoharjo, Pasar Mulur dan Pasar Nguter. Sedangkan sisanya di distribusikan ke pasar-pasar di Wonogiri.

Mie yang sudah dicampur dengan formalin agar lebih awet dan diberikan pengenyal dari borax ini dijual oleh tersangka dengan harga per kilonya Rp 5.000. Oleh tersangka, mie dikemas dengan plastik per lima kilo dan dalam sehari mampu menjual lima hingga tujuh kwintal.

“Kedua tersangka kita jerat dengan UURI Nomor 18 tahun 2012 pasal 75 ayat 1 dan Pasal 136 huruf b tentang Pangan, dan Pasal 24 ayat 1 UURI No 47 2014 tentang perdagagan, dengan ancaman hukuman lima tahun penjara atau denda Rp 10 Miliar,” tandasnya.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge