0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Dirut Pindad: Jangan Sampai Prajurit TNI Jadi Prajurit Niaga

Atraksi HUT TNI (dok.merdeka.com)

Timlo.net — Direktur Utama (Dirut) PT Pindad, Silmy Karim mengaku sangat mendukung penuh peningkatan kesejahteraan bagi para prajurit TNI. Hal ini dinilainya penting, agar setidaknya jangan sampai ada lagi prajurit TNI yang ‘ngobyek’, karena alasan minimnya tingkat kesejahteraan yang diberikan negara kepada mereka.

Hal itu diutarakannya dalam sebuah diskusi bertajuk ‘Hercules dan Ironi Alutsista TNI’, di sebuah rumah makan kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (4/7).

“Membangun kekuatan pertahanan yang profesional, harus berbanding lurus dengan kesejahteraan prajurit. Jangan sampai prajurit TNI itu jadi Prajurit niaga, bukannya Prajurit Siaga. Ini beda-beda tipis memang,” ujar Silmy di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (4/7).

Mengenai pengembangan alutsista dan dukungan bagi pihak TNI dalam memodernisasinya, Silmy menegaskan bahwa sebenarnya pemerintah sampai saat ini, belum menjamin dan memberikan dukungan penuh kepada PT Pindad.

Dirinya menilai hal ini penting, karena selain sebagai BUMN yang sangat berpotensi untuk maju dalam pengembangan produknya, Pindad juga berharap industrinya ini bisa didukung oleh negara, seperti negara-negara lain di luar negeri, yang sangat mendukung pengembangan alulsista buatan anak bangsanya sendiri.

“Di Indonesia, industri pertahanan itu jadi kayak semacam broker. PT Pindad memproduksi alutsista, tapi kita sendiri tidak tahu kapan produk kita akan dibeli pemerintah. Apalagi kita semua tahu jika kebijakan pertahanan kita itu tidak up to date,” pungkasnya. [dan]

Sumber: merdeka.com

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge