0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Tak Terima Ditangkap Polisi, Anggota Kesdam Lapor Propam

Merdeka.com

Pos polisi di Bundaran Samata, Gowa, lokasi kejadian penyerangan terhadap tiga anggota Patko Sabhara

Timlo.net — Prada Anwar Slamet anggota Kesehatan Kodam (Kesdam) VII/Wirabuana yang sebelumnya diamankan polisi karena diduga salah satu pelaku penyerangan polisi di pos polisi di Bundaran Samata, Kamis (2/7) dini hari, sudah dilepas hari ini, Jumat (3/7). Dia langsung melapor ke Propam Polda Sulsel karena keberatan atas penangkapan tersebut.

Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Polisi Frans Barung Mangera mengatakan, sebelumnya Prada Anwar Slamet diamankan polisi, Kamis, (2/7) sekitar pukul 02.20 wita di depan Jl Pendidikan Raya, Makassar. Saat itu, Prada Anwar Slamet berboncengan sepeda motor dengan Laode Waliuddin, rekannya yang berprofesi karyawan hotel. Keduanya diamankan dan disebut terduga pelaku penyerangan.

Setelah mengikuti serangkaian pemeriksaan termasuk dikonfrontir sejumlah saksi-saksi keberadaan Prada Anwar Slamet saat kejadian penyerangan yang menyebakan tiga anggota polisi terluka, satu diantaranya tewas di tempat. Disimpulkan bahwasanya Prada Anwar Saleh tidak terbukti terkait kasus penyerangan berdarah tersebut.

“Informasi sementara ini demikian bahwasanya Prada Anwar melapor ke Propam Polda Sulsel karena keberatan atas penangkapan tersebut,” kata Kombes Polisi Frans Barung Mangera.

Ditambahkan, secara detil laporan keberatan Prada Anwar Slamet ini belum diketahui. Pastinya, kata Barung, setiap laporan dari siapapun apatah lagi jika itu dari TNI tentu akan dilayani.

“Tugas polisi melayani masyarakat siapapun itu,” tandas Kabid Humas Polda Sulsel ini.

Ditanya soal kronologis penangkapan yang informasinya, baik Prada Anwar Slamet maupun Laode Waliuddin matanya dilakban termasuk saat interogasi di Mako Brimob, matanya baru dibuka setelah diperiksa di Mapolda Sulsel, Kombes Polisi Frans Barung Mangera tidak bersedia memberikan keterangan.

“Soal rincinya silahkan tanya Kapolrestabes Makassar karena beliau yang ada di lapangan saat penangkapan,” tandasnya.

[gil]

Sumber : Merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge