0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Penderita Epilepsi Tewas Tercebur di Laut

Ilustrasi orang tenggelam (dok.merdeka.com)

Timlo.net — Seorang warga Kampung Adoki, Distrik Yendidori, Kabupaten Biak Numfor, Papua, bernama Rido Hut Kery Msen (16), ditemukan tewas tenggelam di Pantai Adoki, Kamis (2/7). Ketika ditemukan korban dalam posisi telungkup.

“Rido Msen ditemukan dalam posisi telengkup di laut,” kata Kepala Bidang (Kabid) Hubungan Masyarakat (Humas) Polda Papua, Kombes Pol Patrige di Kota Jayapura, Jumat (3/7).

Patrige mengatakan, dari keterangan saksi mata bernama Aris Msen, pada Kamis pagi sekitar pukul 10.00 WIT, korban pergi ke laut untuk memancing ikan dengan berjalan kaki dari rumahnya ke pinggir pantai. Kemudian, pada pukul 12.00 WIT, saksi melihat korban sedang berdiri dengan memegang alat pancing di pantai laut Kampung Adoki, Distrik Yendidori dan selanjutnya saksi tidak memperhatikan korban lagi.

Namun, empat jam kemudian, Nimbrot Msen, ayah korban belum melihatnya pulang, sehingga melakukan pencarian bersama-sama keluarga dan tetangga di sekitar pantai Kampung Adoki. Sejam kemudian, Supri Asyerem, tetangga korban yang ikut mencari dengan cara memanjat pohon kelapa melihat korban dari kejauhan berada di pantai dengan posisi telungkup.

“Supri kemudian memberitahu kepada orangtua korban dan para keluarga. Pukul 17.20 WIT, orangtua korban, Nimbrot Msen di bantu oleh keluarga menuju ke arah korban dan menemukannya sudah dalam keadaan meninggal dunia dan selanjutnya mayat korban di bawa ke rumah duka,” kata dia.

Selanjutnya, Kepala Kampung Adoki, Ruben Hosea Asyere mmelaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Yendidori dan selanjutnya piket unit Intelkam dan unit Reskrim di pimpin langsung oleh Kapolsek Yendidori Ipda Padan Purba mendatangai rumah duka.

“Menurut keterangan orangtua bahwa korban pernah dibawa berobat ke rumah sakit dan hasil pemeriksaan dokter, bahwa korban mengidap penyakit Epilepsi dan sebelum peristiwa kematiannya korban sudah dua kali di temukan tenggelam di laut. Namun masih dapat diselamatkan karena adanya masyarakat yang melihat korban tersebut kejang-kejang dan masuk ke dalam air laut,” katanya.

[gil]

Sumber : Merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge