0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Cuaca Buruk, Pemulangan 13 Jenazah Ditunda

merdeka.com

Hercules batal terbang karena cuaca buruk

Timlo.net — Pesawat Hercules C-130 yang sempat mengalami masalah korsleting pada Jumat (3/7) pagi, kembali batal terbang pada petang harinya. Kali ini, pesawat dengan nomor lambung A-1321 yang seyogianya membawa 13 jenazah korban Hercules yang jatuh di Medan terhambat cuaca buruk.

Hercules bertipe HS itu rencananya terbang dari Lanud Soewondo ke Pekanbaru, Ranai, Halim pada Jumat (3/7) petang. Namun, cuaca buruk menyebabkan pilot kembali terpaksa mematikan mesin pesawat.

“Ditunda sampai kondisinya memungkinkan,” kata Panglima Komando Operasi I TNI AU Marsekal Muda A Dwi Putranto, Jumat (3/7) petang.

Cuaca sudah terlihat buruk ketika jenazah dimasukkan ke dalam pesawat. Karena hujan deras dan angin kencang, peti jenazah terpaksa dibawa menggunakan ambulans dari Hanggar Lanud Soewondo untuk dinaikkan ke Hercules.

Pesawat ini sebelumnya juga mengalami masalah saat akan mengangkut 8 jenazah pada pagi tadi. Terjadi korsleting pada peralatan pengubah arus AC menjadi DC, sehingga pesawat itu batal terbang dan harus diperbaiki.

“Yang rusak telah diperbaiki dan diganti alatnya. Sudah dicek semuanya, termasuk enginenya semua bagus,” jelas Dwi.

Namun, rencana penerbangan petang tadi kembali tertunda. Cuaca buruk memaksa pilot membatalkan take off.

Sebelumnya, delapan jenazah korban jatuhnya pesawat Lockheed C-130 Hercules milik TNI AU di Medan pada Selasa lalu akhirnya diterbangkan sekitar pukul 10.50 WIB. Jasad itu dibawa dengan pesawat CN-295 ke tiga daerah, Jumat (3/7).

Lima dari delapan jenazah akan dibawa ke Rinai, Natuna, yaitu Wahyu Rezqi Fitra (Mahasiswa Universitas Riau), Robianto (Mahasiswa Universitas Hang Tuah, Pekanbaru), Roslina Wati (ibu Robianto), Indrina br Sembiring, dan Anggi (mahasiswa di Pekanbaru).

Dua lainnya akan dibawa ke Pekanbaru, yaitu kakak beradik Reski Budi Perkasa dan Rinaldi Wahyu. Sementara seorang lagi akan diterbangkan ke Malang, yaitu Erni br Sembiring.

Pesawat CN 295 dengan nomor lambung A-2095 yang membawa kedelapan jenazah itu berangkat sekitar pukul 10.50 WIB. Sebelumnya jenazah dijadwalkan diangkut pesawat Hercules A-130 dengan nomor lambung A-1321 pada pukul 06.30 WIB. Tetapi, pesawat itu batal diterbangkan karena mengalami masalah.

[hhw/ary]

Sumber : Merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge