0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Perlu Peserta Didik Baru Cadangan

Dok.Timlo.net/ist
Pakar Pendidikan Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Prof Dr. Furqon Hidayatullah, MPd. (Dok.Timlo.net/ist)

Solo – Kuota penerimaan peserta didik baru masing-masing sekolah telah ditentukan.  Jumlah siswa yang telah diterima sesuai kuota, ternyata ada mengundurkan diri atau pindah. Kenyataan itu menjadikan kuota tidak terpenuhi.

“Kalau itu terjadi di sekolah swasta memang tidak masalah, tapi bila sekolah negeri tentu mengundang masalah,” ujar Pakar Pendidikan Universitas Sebelas Maret (UNS) Prof Dr Furqon Hidayatullah saat diminta komentar tentang Tidak Terpenuhi Kuota Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) online Kota Solo, di Kampus UNS, Solo, Jumat (3/7).

Salah satu permasalahan, menurut Furqon, adalah sekolah bisa disangka menerima titipan, atau yang lain. Kalau sudah begitu, sekolah khususnya negeri menjadi serba salah karena hingga saat ini belum ada aturan jelas yang mengatur seandainya jumlah kuota awalnya terpenuhi tetapi tiba-tiba ada yang mengundurkan diri, kuota menjadi tidak terpenuhi.

Untuk permasalahan itu, Furqon menyarankan kedepan perlu ada daftar cadangan siswa yang diterima. Tujuannya untuk mengantisipasi apabila kuota tiba-tiba tidak terpebuhi.

“Cadangan itu juga diambilkan sesuai rangking nilai,” jelasnya.

Pengumuman cadangan juga harus terbuka seperti halnya pengumuman penerimaan peserta didik baru.

“Kalau sudah terbuka, Insya Allah bisa meminalisir prasangka buruk atau penilaian negatif,” ujarnya.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge