0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kekeringan di Wonogiri, 5 Kecamatan Minta Bantuan Air Bersih

Antrian mobil tangki air bersih (dok.timlo.net/tarmuji)

Wonogiri — Bencana kekeringan juga sudah mulai terasa di Kecamatan Eromoko dan Manyaran, Wonogiri Akibatnya ada enam desa  yang berjumlah sebanyak 9.233 jiwa mulai kekurangan air bersih. Sampai saat ini, sudah ada lima kecamatan yang masuk rawan kekeringan yang mengajukan bantuan air bersih ke BPBD. Lima kecamatan itu yakni Giritontro, Paracimantoro, Paranggupito, Eromoko, dan Manyaran.

“Pekan ini, Kecamatan Eromoko dan Manyaran baru mengajukan bantuan air bersih,” ujar Kepala BPBD Wonogiri Bambang Haryanto, saat ditemui wartawan di Komplek Setda Wonogiri, Jumat (3/7).

Dikatakan,bantuan air bersih di Manyaran diberikan di Desa Kepuhsari dan Desa Pagutan dengan jumlah kepala keluarga (KK) sebanyak 590 KK atau 2.290 jiwa. Sementara di Kecamatan Eromoko ada empat desa yakni Basuhan, Pucang, Ngandong, dan Tempurharjo. Jumlah warga warga sebanyak 1.580 KK atau 6.953 jiwa.

“Yang jelas untuk bantuan air bersih kita menerapkan skala prioritas,” katanya.

Ditambahkan, dari delapan kecamatan rawan kekeringan, hingga saat ini baru lima yang mengajukan bantuan air bersih. Tiga kecamatan yang belum mengajukan bantuan air bersih yakni Selogiri, Giriwoyo, dan Nguntoronadi. Sementara itu untuk droping air bersih,mengingat  terkendala armada,maka pihaknya menggandeng PMI dan PDAM.

“Ketersediaan air bersih di tiga kecamatan itu masih tersedia sehingga belum mengajukan bantuan air bersih,” imbuhnya.

Terpisah, Kepala Markas PMI Wonogiri Warjo, mengatakan permintaan air bersih di Kecamatan Manyaran dilakukan sejak Rabu (1/7) kemarin. “Masing masing desa menerima empat tangki air dengan ukuran tangki sebanyak 6.000 liter,” katanya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge