0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Elemen Islam Protes Larangan Bukber SKPD

Perwakilan umat Islam serahkan surat keberatan kebijaan larangsn Bukber dan halal bi halal kepada Wakil Ketua DPRD Solo Umar Hasyim (dok.timlo.net/daryono)

Solo —¬†Kebijakan pemerintah kota (Pemkot) Solo melarang buka puasa (Bukber) dan halal bi halal bagi SKPD untuk meminimalisir potensi penyimpangan anggaran menuai protes dari sejumlah elemen umat Islam di Solo. Mereka meminta Pemkot mencabut larangan tersebut.

Protes itu disampaikan elemen umat Islam diantaranya Laskar Umar Islam Surakarta (LUIS), Dewan Syariah Kota Surakarta (DSKS) serta elemen lainnya. Mereka mendatangi DPRD Solo, Kamis (2/7). Mereka ditemui Wakil Ketua DPRD Solo, Umar Hasyim dan anggota Komisi I DPRD Solo, Achmad Safari.

“Adanya kebijakan larangan kegiatan buka puasa dan halal bi halal di setiap SKPD sangat membuat resah umat Islam. Kami menyayangkan kebijakan yang merugikan umat Islam itu,” kata Sekretaris LUIS, Yusuf Suparno.

Menurut Yusuf, tradisi buka bersama dan halal bi halal merupakan kegiatan yang sudah rutin dan menjadi ajang silaturahmi, dakwah dan pembinaan mental PNS maupun non PNS. Sampai saat ini, belum ada indikasi penyimpangan dan tidak menimbulkan masalah.

“Oleh karena itu, kami minta surat edaran itu dicabut. Kalau ada penyimpangan anggaran oleh oknum PNS bisa dilakukan pembinaan dan teguran atau proses hukum. Bahkan, lebih baik kegiatan buka bersama dan halal bi halal itu dianggarkan secara transparan sehingga terhindar dari penyimpangan,” tuntutnya.

Menanggapi hal itu, Umar Hasyim menyatakan akan menyampaikan keresahan umat Islam kepada Pemkot. Pihaknya akan segera mengirim surat ke Pemkot agar kebijakan itu ditinjau ulang.

“Tidak perlu melarang. Bisa dicari pola lain, misalnya, urunan. Itu (buka bersama dan halal bi halal ) kan budaya yang bagus. Budaya silaturahmi, pencerahan dan banyak dampak baiknya,” bebernya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge