0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Indonesia Diminta Bujuk Korea Utara

dok.merdeka.com

Korea Utara

Timlo.net – Duta Besar Korea Selatan (Korsel) untuk Indonesia, Cho Tai-young, berharap Indonesia bisa terlibat lebih aktif mengampenyakan prospek perdamaian di semenanjung Korea. Sebab Korsel menilai Indonesia punya hubungan baik dengan Korea Utara (Korut).

Selain itu, Dubes Cho mengatakan media juga berperan penting dalam perdamaian tersebut.

“Indonesia selama ini saya yakin punya hubungan baik dengan Korea Utara sehingga bisa memberikan masukan. Selain itu, yang penting juga adalah sumbangsih media yang berperan untuk menyampaikan fakta,” kata dia, Rabu (1/6).

Menurutnya, media harus berani mengatakan tidak jika ada pemberitaan keliru yang dibuat Korea Utara. Dubes Cho juga mengatakan peran media tersebut bisa menghentikan Korea Utara untuk membuat berita-berita yang dilebih-lebihkan agar dapat perhatian dunia.

Korut diketahui senang memamerkan propaganda alutsista terbaru yang berbahaya lewat media corong pemerintah KCNA. Bulan lalu, Pemimpin Besar Kim Jong-un dilaporkan menghadiri uji coba rudal balistik antar benua, yang bisa mencapai bahkan pantai barat Amerika Serikat.

Dalam upaya perdamaian dengan Korea Utara, duta besar Negeri Ginseng tersebut mengatakan Indonesia dapat membujuk dan menekankan Korut untuk membatalkan program nuklir mereka.

“Selain dengan Indonesia, kita juga menggalang kerja sama dengan dunia internasional untuk menekan Korut membatalkan program nuklir mereka,” paparnya.

Korsel mulai frustrasi menghadapi saudaranya di utara, lantaran pimpinan Korut tak pernah mau diajak berunding soal senjata nuklir.

Walau Korut kini jadi negara tertutup, Indonesia merupakan salah satu negara yang dianggap sahabat baik. Hubungan itu terjalin di era Presiden Soekarno, yang menghadiahkan anggrek untuk Presiden Kim Il-sung.

[ard]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge