0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Penelitian Bawang Merah Hantar Eddy Raih Doktor

bawang merah (dok.timlo.net)

Solo – Hasil penelitian tentang bawang merah telah menghantar Eddy Triharyanto meraih gelar Doctor Ilmu Pertanian dalam sidang terbuka di Universitas Sebelas Maret (UNS), Solo, Rabu (1/7).

Hasil penelitian  tertuang dalam disertasi berjudul Potensi Umbi Hasil Biji, Umbi Udara dan Umbi Kultur In Vitro Sebagai Bahan Tanam Berkualitas Pada Bawang Merah, menyimpulkan bahwa bawang Merah dengan pembungaan hasil umbi udara memiliki produktivitas lebih tinggi dibandingkan bawang merah dari pembungaan bibit umbi.

“Produktivitas dan inefisiensi merupakan masalah utama yang dihadapi pada budidaya bawang merah,” ujarnya.

Menurut Eddy, produktivitas tingkat nasional hanya mencapai 9,5 ton per hektar. Padahal potensi produksi dapat mencapai lebih dari 20 ton per hektar. Salah satu penyebab rendahnya produktivitas adalah penggunaan bibit yang kurang bermutu.

“Saat ini mayoritas bibit yang digunakan adalah umbi konsumsi telah dilakukan selama berpuluh-puluh tahun,” jelasnya.

Sejauh ini, kata Eddy, ternyata bibit umbi tersebut telah terinfeksi virus. Di samping itu, penggunaan bibjt umbi berpengaruh juga pada biaya produksi. Salah satu upaya peningkatan produktivitas dan menekan biaya adalah dengan menggunakan bibit berkualitas, yakni dari biji, umbi hasil biji, umbi udara dan umbi bibit hasil kultur in vitro.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

loading...
KEMBALI KE ATAS badge