0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Sehari Sebelum Terbang, Prada Alfian Sempat Kirim SMS ke Ibunya

timlo.net/aditya

Sang ibu, Sriningsih menunjukkan foto Prada Alfian

Klaten — Suasana duka menyelimuti kediaman almarhum Prajurit dua (Prada) Alfian Zulfikar (23) di Dusun Tiyasan RT 02/RW 01, Desa Tanjungsari, Kecamatan Manisrenggo, Klaten. Tidak ada yang menyangka, salah seorang korban jatuhnya pesawat Hercules C130 di Medan pada Selasa (30/6) lalu ini sempat mengirim pesan pendek (SMS) terakhir kepada ibunya.

“SMS terakhirnya pada Senin (29/6) sekitar pukul sepuluh malam. Dia pamitan, memberi kabar akan bertugas terbang ke Medan, Tanjung Pinang, lalu ke Pontianak dan pulang hari Kamis,” ucap sang ibu, Sriningsih (35), Rabu (1/7).

Menurutnya, kakak dari Galih Permana (12) dan Setya Adi Nugraha (8), selama ini memang jarang terbang. Sebabnya, selama tiga tahun terakhir, almarhum berdinas sebagai teknisi di skuadron angkut 32 Pangkalan Udara (Lanud) Abdul Rachman Saleh, Malang, Jawa Timur.

Meski sudah jadi tentara, dalam hal pergaulan, Alfian dikenal supel dan ramah. Dia tidak pernah membeda-bedakan kepada teman-temannya, baik di lingkungan masyarakat maupun sekolahnya.

“Terakhir pulang sebelum puasa, tetapi hanya mampir sebentar selama dua jam. Padahal, setiap kali pulang dia biasanya menghabiskan waktu di rumah sehari hingga dua hari. Dia juga berjanji akan membantu biaya adiknya, Galih, yang akan masuk ke SMP,” kenang istri Mujiyono (54) ini.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge