0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Rp 200 Ribu Dapat SIM C Palsu Hasil Scanner

timlo.net/aditya

SIM C palsu milik warga Sukoharjo yang disita Polres Klaten

Klaten — Warga Dukuh Tumpuksari, Desa Gupit, Kecamatan Nguter, Sukoharjo, yang dicokok Polres Klaten mengaku baru tiga bulan memiliki SIM C palsu. Ia tergiur dengan murahnya harga surat ijin untuk mengemudikan sepeda motor itu.

“Setelah ditilang, saya baru tahu kalau SIM ini palsu. Karena sejak mengantonginya Februari lalu, baru pertama kali ini ditilang,” ujar tersangka Rahmat (32), saat gelar perkara di Mapolres Klaten, Rabu (1/7).

Ia mengungkapkan, SIM abal-abal itu  diperoleh dari temannya saat masih bekerja sebagai pelayan di salah satu warung bakso di Senayan, Jakarta, pada Januari 2015 silam. Dengan merogoh kocek Rp 200 ribu dan tanpa melalui ujian, tersangka mendapat SIM C atas nama dirinya.

Sementara itu, Kasatreksrim Polres Klaten, AKP Farial Mandalanta Ginting menjelaskan, foto yang terdapat di SIM tersangka terasa kasar bila diraba, layaknya hasil scanner. Selain itu, tidak ada tanda hologramnya.

“SIM C palsu yang dimiliki tersangka tertulis diterbitkan oleh Polres Sukoharjo. Namun setelah kami konfirmasi kesana, ternyata bukan dikeluarkan Lantas Sukoharjo dan kami pastikan palsu,” jelasnya.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge