0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

LSM Abal-Abal‪ Hantui Pemerimaan Dana Desa

merdeka.com
Ilustrasi Korupsi. (merdeka.com)

Karanganyar — Sejumlah Pengurus Badan Pemusyawaratan Desa (BPD) di Karanganyar, mengeluhkan aksi sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) abal-abal yang biasa datang setelah adanya pencairan dana Desa dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negera (APBN). Mereka sering mencari-cari kesalahan dan ujung-ujungnya meminta uang.

“LSM abal-abal itu mengincar proyek yang akan dikerjakan desa. Bahkan mereka mencari-cai kesalahan yang ujung-ujungnya meminta uang,” kata salah satu pengurus BPD Kedung Jeruk, Mojogedang, Marno, kemarin.

Hal senada juga diungkapkan oleh Suwarno, salah satu BPD dari Kampung Sidomukti, Jenawi. hampir setiap pekan  ada sejumlah orang yang mengatasnamakan anggota dari LSM. Setiap kali datang ke kantor kelurahan atau kepala desa, mereka biasanya mempertanyakan soal dana dan pekerjaan proyek.

“Mereka biasanya tanya dananya buat apa, terus sudah terealisasi dengan baik apa belum, apakah ada sisa atau yang lain, Mas,” terang Suwarno.

Sementara itu,  Bupati Karanganyar Juliyatmono, meminta kepada seluruh kepala desa atau lurah untuk selalu mempertanyakan identitas setiap orang yang bertamu di kantor. Selain itu harus ditanyakan juga maksud dan tujuan tamu tersebut. Jika memang menyalahi aturan atau bahkan mengancam langsung saja dilaporkan polisi.

“Kalau memang dirasa merugikan, bisa ditanyakan ke Kesbangpolinmas apakah memang terdaftar atau tidak. Jika tidak terdaftar bisa dilaporkan polisi,” jelas Bupati.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge