0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pilkada Boyolali, KBB Pertanyakan Klaim PDIP

dok.timlonet/nanin
Koalisi Boyolali Bangkit (dok.timlonet/nanin)

Boyolali —  Merapatnya empat parpol anggota Koalisi Boyolali Bangkit (KBB) ke PDIP dipertanyakan. Sejumlah pimpinan parpol anggota KBB menilai ada pihak luar yang sedang berupa mengobok-obok KBB. Mereka menyatakan belum ada wacana bergabung untuk mendukung calon incumbent.

Ketua Badan Pemenangan Pemilihan Umum (Bappilu) PKS, Tugiman menegaskan, hingga saat ini partainya tidak ada opsi untuk bergabung dengan PDIP. Terkait empat parpol anggota KBB yang merapat ke PDIP, Tugiman menilai hal itu masih sebatas klaim.

“Kita saat ini justru makin solid, apalagi proses pembahasan calon sudah hampir final,” ungkap Tugiman ditemui di Boyolali, Selasa (30/6).

Hal senada juga diungkapkan Ketua DPD Golkar Boyolali kubu Aburisal, Fuadi,  pihaknya mempertanyakan klaim PDIP yang menyatakan ada sejumlah Parpol KBB yang menyeberang.

“Harus ada hitam di atas putih, dan apakah sudah deal, saya rasa belum,” ungkapnya.

Bahkan, secara pribadi, pihaknya menyatakan tidak akan menyeberang ke PDIP untuk mendukung calon incumbent pasangan Seno Samudro-Said Hidayat.  Fuadi juga membantah, munculnya isu perpecahan KBB. Saat ini, jajaran presidium maupun pimpinan Parpol anggota KBB semakin kuat berkoordinasi.

“Kita terus berkoordinasi,” tambahnya.

Hal berbeda diungkapkan Wakil Ketua DPD PAN Boyolali, Musthofa Syafawi, yang secara pribadi lebih condong untuk mendukung Seno-Dayat. Pernyataan sama juga disampaikan Anggota Fraksi PAN, Dhofari.

“Ya, kalau saya secara pribadi memang lebih menginginkan agar PAN bergabung dengan PDIP,” katanya.

Sebelumnya, sesepuh PDIP Boyolali, Seno Kusumoardjo mengungkapkan ada empat Parpol anggota KBB yang merapat dan sudah terjalin kesepakatan bergabung dengan PDIP untuk mendukung  Seno Samudro- Said Hidayat.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge