0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pilkada Solo

Mau Mundur dari Pencalonan Cawawali, Umar Dinilai Tak Gentle

dok.timlo.net/daryono
Umar Hasyim, Ketua DPD PAN Solo (dok.timlo.net/daryono)

Solo – Rencana Ketua DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Solo, Umar Hasyim, yang hendak mundur dari pencalonannya sebagai calon wakil walikota (Cawawali) Koalisi Solo Bersama (KSB) mendapat tanggapan dari KSB. Umar dipersilahkan mundur dengan menempuh mekanisme formal yang ada.

“Alasannya apa, disampaikan secara formal ke KSB. Pengajuan pengunduran diri secara resmi yang bersangkutan akan kami bahas di rapat KSB,” kata Sekretaris KSB, Supriyanto kepada wartawan, Selasa (30/6).

Menurut Supriyanto, segala proses di KSB dijalankan sesuai dengan rencana kerja yang dibahas di KSB. Sekretaris DPC Partai Demokrat ini justru mempertanyakan rencana pengunduran diri Umar, padahal Umar sudah menjalani fit and proper test. Ia menilai, rencana pengunduran diri Umar sebagai sikap yang tidak gentle.

“Kemarin tidak ada-apa. Dia (Umar) juga mengikuti fit and proper test dengan baik. Ketika baru akan dilakukan penetapan, kok begitu. Yang gentle dong. Apa yang diputuskan KSB itu yang jadi acuan,” terang Supriyanto.

Disinggung kritik dari Ketua Desk Pilkada Partai Golkar Solo, Bambang Triyanto soal transparansi survei, Supriyanto menilai kritik Bambang tidak etis. Pasalnya, Bambang dinilainya berada di luar KSB.

“Bambang itu siapa? Kan sudah disampaikan ke masing-masing pimpinan partai. Pernyataan itu mengada-ngada. Jangan orang di luar sistem hendak merusak sistem di KSB. Siapa yang merusak KSB akan berhadapan dengan Supriyanto,“ tegasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge