0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

PKL Tak Boleh Gunakan Listrik Milik Pemkab

timlo.net/nanang

Petugas melepas kabel yang digunakan oleh PKL

Karanganyar — Pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di sekitar Taman Pancasila dan Alun-alun Karanganyar dilarang menggunakan listrik milik Pemkab lagi. Mereka diwajibkan memiliki KWH meter sendiri. Selama ini mereka menggunakan listrik milik Pemkab yang digunakan untuk penerangan jalan.

“Langkah ini ditempuh untuk mengurangi tagihan listrik dari PLN untuk penerangan jalan,” kata Kepala Seksi (Kasi) Penerangan Jalan DKP Karanganyar, Hari Purnomo, kepada wartawan, Senin (29/6).

Setelah melalui sosalisasi beberapa kali, Senin (29/6), sejumlah petugas dari Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Karanganyar melepas kabel listrik milik pedagang di Taman Pancasila. Kabel itu untuk mengalirkan listrik dari KWH meter milik Pemkab ke lapak pedagang.

Menurut Hari, DKP sudah menemui pedagang dan menyosialisasikan kebijakan itu. Hasilnya, pedagang di Taman Pancasila memiliki dua KWH meter. Masing-masing berkapasitas 2.200 watt.

“Mereka sudah memiliki KWH meter sekitar 2-3 hari yang lalu,” ujar dia.

Kebijakan itu juga berlaku untuk pedagang di Alun-Alun Kabupaten Karanganyar. Menurut Hari, pedagang di Alun-Alun Kabupaten Karanganyar sudah menggunakan KWH meter sendiri sejak satu bulan lalu. Mereka sudah memiliki satu KWH meter dengan kapasitas 2.200 watt.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge