0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kapolres : Diduga Permasalahan Antar Suporter

timlo.net/merdeka.com

Polisi sita sejumlah barang bukti di Mapolsek Prambanan

Klaten — Indra Permana warga Nusukan, Banjarsari, Solo, dan Adhakiky Arif Pradana (24), warga Asrama Dodiklatpur, Glodogan, Klaten Selatan, menjadi korban pengeroyokan yang diduga dilakukan suporter sepakbola, Senin (29/6) pagi. Selain luka ditubuhnya, kedua sepeda motor korban juga mengalami kerusakan.

“Peristiwa penganiayaan terjadi sekitar pukul 05.30 WIB di jalan Yogya Solo, tepatnya di Prambanan, Klaten,” kata Kapolres Klaten, AKBP Langgeng Purnomo, disela-sela gelar perkara kasus merica palsu di Mapolres setempat, Senin (29/6).

Dijelaskannya, aksi anarkis itu bermula dari kedatangan suporter sepakbola yang pulang dari Cilacap.

“Ada dugaan, permasalahan lama antara suporter Pasoepati Solo dan suporter Sleman. Ada tiga bus Pasoepati yang melewati Sleman dihadang oleh warga setempat lalu berhasil diamankan Polres Sleman. Kemudian mereka dikawal sampai melewati batas provinsi DIY-Jateng, di daerah Prambanan,” jelasnya.

Setibanya di Prambanan, rombongan suporter Pasoepati turun dari bus untuk melakukan sweeping plat nomer AB kepada masyarakat pengguna jalan. Mengetahui aksi tersebut, anggota Polsek Prambanan datang dan membubarkan massa.

“Mereka disuruh kembali naik bus dan dikawal hingga daerah Jogonalan. Setelah itu, Polsek Prambanan menerima laporan warga tentang adanya korban yang terluka akibat aksi tersebut,” lanjutnya.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge