0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Insiden di Prambanan, Pasoepati Adakan Pertemuan

dok.merdeka.com
Ilustrasi pengeroyokan (dok.merdeka.com)

Solo – Paska insiden oleh anggota Pasoepati di Prambanan, jajaran manajemen Pasoepati menggelar evaluasi. Meski mengakui adanya insiden tersebut, namun belum diketahui rombongan mana yang terlibat kejadian di perbatasan Klaten-Sleman itu.

”Sebelumnya, kami telah menghimbau dan memastikan kelompok besar tidak melewati jalur Yogyakarta. Melainkan jalur tengah yakni Banjarnegara-Temanggung. Hal itu berlaku baik saat berangkat ataupun pulangnya,” ungkap Wakil Presiden DPP Pasoepati, Ginda Ferachtriawan, Senin (29/6) siang.

Seperti diketahui, suporter Persis Solo ini mengalami gesekan dengan oknum di kawasan Prambanan, Yogyakarta. Peristiwa itu sepulangnya dari Cilacap usai mendampingi timnya bertanding dalam semifinal Piala Polda Jateng. Akibat kejadian itu, seorang warga bernama Indra Permana dilarikan ke RSUP Soeradji Tirtonegoro, Tegalyoso, Klaten.

“Untuk kronologinya seperti apa, kami segera menggelar pertemuan dengan pengurus,” imbuh Ginda.

Sebelumnya, Kapolres Klaten AKBP Langgeng Purnomo membenarkan peristiwa bentrokan itu. Pihaknya masih meminta keterangan dari para saksi yang berada di tempat kejadian perkara (TKP).

“Permusuhan lama antara suporter Pasoepati Solo dan suporter Sleman. Ada tiga bus Pasoepati yang melewati Sleman dihadang oleh warga setempat lalu berhasil diamankan Polres Sleman. Kemudian mereka dikawal sampai melewati batas provinsi DIY-Jateng, di Prambanan dan melakukan sweeping kepada pengguna motor plat AB,” ungkapnya.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge