0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pemasok Merica Palsu Seorang Kuli Panggul di Pasar Legi Solo

timlo.net/aditya wijaya

Penangkapan penjual Merica Palsu

Klaten — Tersangka penjual merica palsu, Siswanto (43), mengaku baru pertama kali menjual merica kepada pelanggannya.Pemasok bumbu dapur kepada pedagang di pasar tradisional Gentongan, Kalikotes, Klaten ini tergiur dengan keuntungan yang besar bila menjualnya kembali di pasaran.

“Baru kali ini saya memperjualbelikan. Merica ini saya dapat dari seorang kuli panggul di Pasar Legi, Solo,” ujar Siswanto, Senin (29/6).

Dihadapan wartawan saat gelar kasus di Mapolres Klaten, tersangka menerima pasokan merica palsu sebanyak 50 kilogram. Kemudian ia menjualnya kembali dengan harga Rp 23 ribu per kilogramnya.  Sedangkan harga merica asli di pasaran sekitar Rp 200 ribu per kilonya.

“Sepengetahuan saya itu merica biasa dan beli dengan harga Rp 20 ribu per kilogram. Saya jual kembali di pasar, ambil keuntungan empat ribu rupiah per kilonya dan sudah laku 25 kilogram,” sebut pria berkumis ini.

Sementara itu, Kapolres Klaten AKBP Langgeng Purnomo mengungkapkan, 25 kilogram merica yang diamankan itu teksturnya tidak keras dan tidak mengeluarkan aroma merica seperti yang asli. Pihaknya masih melakukan pengejaran terhadap pemasoknya.

“Jika ditekan gampang pecah dan lembek, aromanya apek. Dari uji laboratorium forensik Polda Jateng, merica ini dinyatakan palsu dan berbahaya bagi kesehatan,” ungkapnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge