0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Hanya Dukung Calon Parpol, Golkar Pertanyakan Tranparansi Survei Cawawali

dok.timlo.net/ist
Partai Golkar (dok.timlo.net/ist)

Solo – DPD II Partai Golongan Karya (Golkar) Solo mempertanyakan transparansi mekanisme survei yang digelar Koalisi Solo Bersama (KSB) dalam penentuan calon wakil walikota (Cawawali). Golkar juga menggugat masuknya kandidat Cawawali, M Fajri lantaran tidak diusulkan parpol KSB.

“Saya masih ingat saat rapat KSB di rumah Pak Umar, disepakati KSB tidak membuka pendaftaran calon wakil walikota dari luar. KSB hanya menerima usulan parpol. Mengacu itu, mestinya calon wakil walikota yang diusulkan hanya pak Umar dan M Taufiq,” kata Ketua Desk Pilkada DPD II Partai Golkar Solo, Bambang Triyanto kepada wartawan, Senin (29/6).

Lebih lanjut, Bambang menyoal masuknya nama M Fajri yang diusulkan elemen masyarakat melalui Calon Walikota Anung Indro Susanto. Sebagai kader PKS, M Fajri semestinya diusulkan oleh PKS. Lantaran tidak diusulkan oleh parpol, Golkar memastikan tidak akan mendukung M Fajri.

“Secara resmi, Golkar mendukung M Taufiq. Kalau nilainya Taufiq kalah dengan Umar ya kita hanya akan dukung Umar. Kalau gentle, mestinya pak Fajri diusulkan PKS,” ujar dia.

Partai berlambang pohon beringin ini juga menyorot mekanisme survei yang dipakai KSB sebagai salah satu cara menyeleksi Cawawali. Pasalnya, mekanisme survei itu tidak pernah dijelaskan ke pimpinan partai KSB. Bambang khawatir, hasil survei tidak valid lantaran tidak mengambil responden secara merata.

“Saya tidak tahu surveinya seperti apa, respondennya siapa, lokasinya dimana? Kita harap KSB transparan soal survei ini. Kami akan tanyakan secara resmi tentang survei ini karena menyangkut misi kami mengegoalkan calon kami, M Taufiq,” jelas dia.



loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge