0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kekeringan di Pracimantoro, 24.365 Jiwa Kekurangan Air Bersih

Antrian mobil tangki air bersih (dok.timlo.net/tarmuji)

Wonogiri — Dua bulan sudah musim kemarau menyambangi wilayah Wonogiri. Gejala-gejala kekeringan mulai nampak. Tak terkecuali di wilayah Wonogiri bagian selatan. Dari delapan kecamatan endemik bencana kekeringan, salah satunya Kecamatan Pracimantoro .Mendekati Lebaran, diperkirakan kebutuhan akan air bersih bakal meningkat.

“Dalam minggu-minggu ini permintaan air bersih mulai ada peningkatan,” ungkap pengusaha air bersih asal Pracimantoro, Sutarto, saat ditemui di kediamannya, Senin (29/6).

Menurut prediksinya, kenaikan kebtuhan air bersih bakal meningkat ketika mendekati Lebaran. Pasalnya, banyak perantau yang mudik.

“H-5 biasanya akan meningkat. Kan mereka hidup di kota, biasa boros air, beda dengan warga setempat, kalau mandi paribasan dilap thok wae wis cukupĀ (dilap saja sudah cukup),” terangnya.

Dikatakan, peningkatan permintaan air bersih mengalami lonjakan sekitar dua minggu ini dibanding bulan kemarin. Setiap satu tangki ukuran 5000 ribu liter, ia jual dengan harga Rp 15 ribu. Sedangkan pengusaha tangki menjual dengan harga disesuaikan jauh dekat, berkisar antara Rp 100 ribu – Rp 150 ribu sampai di tingkat konsumen.

“Bulan lalu permintaan air bersih baru sekitar 15-20 tangki,namun belakangan ini sudah sekitar 40-50 tangki perharinya,” katanya.

Terpisah, Camat Pracimantoro, Warsito mengatakan, dari 18 desa di wilayahnya hanya tujuh desa yang terdampak kekeringan,tujuh desa itu yakni Desa Petir, Gambirmanis, Gebangharjo, Gedong, Watangrejo, Joho dan Glinggang.

“Dulu ada sembilan desa, tapi sudah bebas kekeringan ada dua desa. Desa Sumberejo sudah bebas kekeringan sejak tahun 2012, kemudian tahun ini ada Desa Suci,” kata Warsito.

Dikatakan, kebutuhan akan air warga tiap jiwa setiap harinya sekitar 20 liter. Kemudian untuk kebutuhan ternak sapi perhari sekitar 40 liter, lalu ternak kambing perhari 2 liter.

“Jadi ada sekitar 6.250 Kepala Keluarga (KK) atau 24.365 jiwa yang kekurangan air bersih,” katanya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge