0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Diterjang Ombak, 3 Nelayan Tewas, 1 Hilang

Ilustrasi kapal tenggelam (dok.merdeka.com)

Timlo.net — Tiga nelayan Jember meninggal dunia dan satu masih dinyatakan hilang. Peristiwa nahas tersebut terjadi karena perahu mereka diterjang ombak tinggi di Perairan Plawangan Puger, Jember, Jawa Timur.

“Tiga nelayan sudah ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa dan satu nelayan hingga kini masih belum ditemukan,” kata legislator DPRD Jember yang juga warga Desa Puger Kulon, Kecamatan Puger, Isa Mahdi seperti dikutip Antara, Jakarta, Minggu (28/6).

Ombak menggerakkan perahu hingga menghantam karang dan pasir di Plawangan. Akibatnya perahu tenggelam dan belasan ABK menceburkan diri ke laut. Namun empat orang sempat dinyatakan hilang saat kejadian. Namun akhirnya tiga orang berhasil ditemukan yakni Rudi, Endin, serta Suyitno dalam keadaan tewas. Sedangkan satu lagi yaitu, Karmidi keberadaan masih dalam proses pencarian.

“Empat nelayan menjadi korban keganasan ombak di Plawangan Puger dan perahu itu dihantam ombak saat hendak pulang dari melaut karena terjadi pendangkalan di sana,” katanya.

Di sisi lain Ketua Forum Komunikasi Nelayan Puger, Imam Hambali mengatakan penambahan pemecah ombak (breakwater) dan groin (petak tangkis) yang dibangun pada tahun 2014, justru menjadi sumber bencana bagi para nelayan. Imam berharap pendangkalan di kawasan Plawangan segera diatasi, agar tidak lagi terjadi kecelakaan laut yang menelan korban jiwa. Sedangkan para nelayan bisa tenang mencari nafkah.

“Para nelayan mendesak pemecah ombak dipotong dan dikembalikan seperti semula, agar tidak ada lagi nyawa nelayan yang menjadi korban keganasan Plawangan Puger,” tuturnya.

Sebelumnya groin yang kerap dipermasalahkan nelayan dan pihak Dinas Peternakan, Perikanan, dan Kelautan Jember sudah dibongkar oleh pihak Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas. Namun karena pihak berwenang belum menyedot sedimentasi di Plawangan, sehingga masih terjadi pendangkalan di jalur masuk dan keluar perahu nelayan yang hendak melaut. [eko]

Sumber: merdeka.com

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge