0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Tjahjo: Ada Menteri yang Remehkan Jokowi, Siapa sih?

dok.timlo.net/dhefi nugroho
Mendagri Tjahjo Kumolo (dok.timlo.net/dhefi nugroho)

Timlo.net — Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menyebut ada menteri yang mengecilkan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Namun sayang, Tjahjo tak mau menyebut siapa orang yang dimaksud tidak menghormati Presiden Jokowi tersebut.

Menanggapi hal ini, politikus PDIP Hendrawan Supratikno tak mau ambil pusing menebak siapa yang mengecilkan Jokowi. Menurut dia, bisa saja hal itu menjadi perbincangan di kalangan menteri, saat sedang gurau atau main-main.

“Itu susah kalau artinya ngerumpi, kalau orang ngerumpi itu tingkat keseriusannya tidak (bisa diukur), mungkin ada unsur gurau, ada serius, ada main-main,” ujar Hendrawan saat dihubungi merdeka.com, Senin (29/6).

Meski demikian, dia percaya dengan pernyataan Tjahjo yang menyebut ada menteri yang mengecilkan Jokowi. Akan tetapi lagi-lagi, lanjut dia, bisa saja ucapan itu dilontarkan saat sedang bergurau atau ngerumpi.

“Justru percaya, bahkan percaya sekali, tapi salah satu dimensi interaksi manusia itu mempunyai imajinasi, ngerumpi, kalau tidak itu namanya robot. Tapi tingkat keseriusan ngerumpi itu bisik-bisik, itu tidak bisa dinilai,” kata Hendrawan.

Hendrawan menilai, Tjahjo Kumolo juga termasuk politisi yang memiliki selera humor tinggi. “Pak Tjahjo juga punya selera humor, manusia punya ruang humor,” imbuhnya.

Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menyatakan bahwa ada menteri kabinet kerja yang menghina Presiden Joko Widodo. Sebab dia mempunyai data menteri tersebut yang mengabaikan perintah Presiden Jokowi.

“Saya Mendagri punya data menterinya, Pak Jokowi juga tahu menterinya yang mana mengecilkan beliau,” kata Tjahjo usai buka bersama di Rumah Dinas Menko PMK Puan Maharani, Jakarta, Minggu (28/6).

Namun saat disinggung nama menteri tersebut, ia enggan memberi tahukan kepada para awak media. “Nanti juga akan tahu sendiri menterinya siapa,” singkat dia.

“Kalau masyarakat menghina presiden kan sekarang terbuka bisa lewat pers atau media sosial. Tapi kalau pembantu presiden (Menteri) ngomong seperti itu kan tidak pantas,” imbuh dia. [rnd]

Sumber: merdeka.com

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge