0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Penolak UP2DP Tidak Paham Permasalahan

Anggota DPR RI, Bambang Riyanto (timlo.net/putra kurniawan)

Sukoharjo — Anggota DPR RI dari Fraksi Gerindra mempertanyakan alasan sejumlah koleganya di Senayan dan eksekutif  yang menolak UP2DP. Pasalnya tidak ditemukan faktor yang membebani keuangan negara maupun potensi pelanggaran dengan dana aspirasi ini.

“Saya kok jadi heran ya, mungkin mereka belum tahu apa itu UP2DP sehingga banyak kekhawatrian, namun saya pastikan tidak ada alasan ataupun celah yang bisa dimanfaatkan legeslatif utuk melakukan pelanggaran,” kata anggota DPR RI Dapil V Jateng, Bambang Riyanto, Minggu (28/6).

Dengan Usulan Program Pembangunan Daerah Pemilihan (UP2DP)ini, DPR hanya menyiapkan tata cara pengajuan proposal dari masyarakat. Sedangkan teknis pencairannya tetap melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) yang langsung turun menjadi APBD setiap daerah.

Sejumlah pihak juga mengkhawatirkan dengan dana aspirasi ini dimanfaatkan anggota dewan untuk mempertahankan perolehan suaranya dalam pileg berikutnya. Namun hal ini dibantah keras oleh mantan Bupati Sukoharjo dua periode ini dengan, banyak fakta dengan atau tanpa dana aspirasi tidak berpengaruh terhadap perolehan kursi anggota dewan.

“Seperti kemarin kita dari Gerindra dapat lima kursi, sebelumnya tidak dapat, padahal kita tidak mendapat dana aspirasi, sedangkan partai lainya terbukti turun perolehan kursinya meskipun dia dapat dana aspirasi,” tegasnya.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge