0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

4 Puskesmas Pembantu di Jumapolo Memprihatinkan

Kondisi Pustu di Jantirejo (dok.timlo.net/nanang rahadian)

Karanganyar —  Empat puskesmas pembantu (Pustu) di Kecamatan Jumapolo, Karanganyar kondisinya cukup memprihatinkan. Seperti Pustu Jatirejo. Bangunan serupa rumah dengan 2-3 ruangan itu berdiri di dekat lapangan di tepi jalan Karanganyar-Jumapolo terkesan tidak terawat. Berbagai jenis tanaman liar merambat pada pagar. Beberapa bagian temboknya bahkan sudah mengelupas. Sejumlah eternit pada bagian teras pustu rusak. Kayu pada pintu lapuk.

“Keadaan seperti itu (Pustu Jatirejo). Hampir dialami empat Pustu di Jumapolo lainnya,” kata Kepala Puskesmas Jumapolo, Arief Setyoko, saat ditemui wartawan, kemarin.

Puskesmas Jumapolo memiliki empat Pustu, yakni di Kadipiro, Karangbangun, Paseban, dan Jatirejo. Pemerintah Kabupaten  Karanganyar pernah merehab pustu di Jatirejo menggunakan APBD Dana Alokasi Khusus (DAK) Karanganyar tahun 2006. Pemkab mengalokasikan Rp65,43 juta untuk memperbaiki pagar dan paving.

“Informasi yang saya terima, tahun 2016 Pustu Kadipiro dan Karangbangun akan direnovasi,” katanya.

Arief menambahkan empat Pustu itu sudah cukup untuk melayani 12 desa di Jumapolo. Namun, yang menjadi kendala adalah jumlah perawat yang terbatas. Satu pustu hanya ditunggui 1-2 perawat. Sedangkan Pustu di Jatirejo dikelola bidan desa.

“Sering tutup sebelum jam 12.00 WIB.  Kalau ada yang menunggu sampai sore, kemungkinan ramai,” ujar salah satu warga di dekat Pustu yang tidak mau disebutkan namanya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge