0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Puluhan Pengamen dan Anak Jalanan Digaruk

dok.timlo.net/heru murdhani
Anak jalanan dan pengamen terjaring razia Polresta Solo (dok.timlo.net/heru murdhani)

Solo — Puluhan gelandangan, pengamen (Gepeng) dan anak jalanan (Anjal) terjaring razia Pekat (Penyakit Masyarakat) yang digelar Polresta Solo, Sabtu (27/6). Razia ini digelar serentak di semua Polsek di Solo.

“Selama bulan Ramadan ini, kami mengadakan Operasi Pekat untuk menjaga ketertiban di wilayah hukum Polresta Solo,” ungkap Kasubag Humas Polresta Solo, AKP Yuliantara.

Puluhan Anjal ini dibina dan dipulangkan ke rumah mereka masing-masing. Untuk menghindari mereka kembali turun ke jalan, pihak kepolisian menyita alat musik yang digunakan untuk mengamen, seperti gitar, ukulele dan ketipung.

Kasat Sabara Kompol Edy Sulistiyanto menjelaskan, pihaknya akan semakin intensif menggelar razia jelang hari raya lebaran. Dirinya akan berkomunikasi dengan pihak Pemkot Solo, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Dinas Sosial untuk penanganan Anjal lebih lanjut.

“Untuk mengurangi keberadaan anak jalanan dan premanisme jelang Lebaran. Keberadaan mereka dirasa mengganggu karena banyak yang mengamen di perempatan jalan,” katanya.

Sementara salah seorang pengamen yang terjaring, Hari Kristiawan (13) mengatakan dia mengamen untuk mengisi hari libur. Salah satu siswa SMP negeri di Sragen ini mengatakan jika menjelang Lebaran dirinya bisa mengumpulkan uang lebih banyak dari biasanya.

“Buat jajan, Mas. Biasanya kalau mau lebaran bisa dapat lebih banyak,” akunya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge