0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

RI Ikut Pantau Gelombang Panas di Pakistan

dok.merdeka.com

ilustrasi

Timlo.net – Pemerintah Indonesia terus berkomunikasi dengan pemerintah Pakistan memantau kondisi warga negara Indonesia (WNI) yang ada di sana. Saat ini belum ada laporan masuk kalau ada WNI yang jadi korban gelombang panas di negara itu.

Pria yang akrab disapa Tata itu mengatakan pemerintah Indonesia terus melakukan komunikasi dengan pihak di Pakistan mengenai kondisi para WNI tersebut.

“Belum ada korban WNI, harapan kami tidak ada. Tapi kami terus follow up,” ujar Kementerian Luar Negeri Indonesia, Arrmanatha Nasir, kemarin.

Sementara itu, menurut Arrmanatha, pemerintah Indonesia tengah melihat kebutuhan apa yang diperlukan warga Pakistan untuk membantu mereka yang sedang mengalami gelombang panas ini.

“Kita masih terus lihat kebutuhannya apa, nanti kita bantu sesuai kebutuhan Pakistan,” jelasnya.

Gelombang panas di Pakistan mencapai hampir seribu orang. Para korban tewas kebanyakan berasal dari Kota Karachi yang menjadi pusat bisnis negara ini.

Kebanyakan dari korban jiwa adalah warga lanjut usia yang mengalami dehidrasi, suhu badan tinggi, hingga masalah pencernaan. Datangnya hawa panas bersamaan dengan Ramadan turut menjadi salah satu penyebab cepatnya kematian ‘menular’ di distrik warga miskin. Kondisi mereka memburuk karena memaksakan diri puasa.

Sebelumnya gelombang panas sempat melanda India, negara tetangga Pakistan. Lebih dari 2 ribu penduduk meninggal akibat anomali cuaca sepanjang bulan lalu tersebut.

[ard]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge