0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Anggaran Pengamanan Belum Terpenuhi, Pilkada Serentak Sebaiknya Ditunda

Aziz Syamsuddin

merdeka.com

Aziz Syamsuddin

Timlo.net — Politisi Golkar kubu Aburizal Bakrie (Ical), Aziz Syamsuddin menyarankan agar pilkada serentak Desember 2015 ditunda ke tahun 2016. Pasalnya, lebih dari separuh anggaran pengamanan pilkada serentak 2015 belum dipenuhi oleh pemerintah.

“Kami sarankan pilkada ditunda ke 2016 agar bisa lakukan pembicaraan terkait anggaran pengamanan yang kurang sehingga Polri bisa siapkan anggarannya,” ujar Aziz saat menanggapi hasil pemaparan Mendagri Tjaho Kumolo yang menyebut 35 daerah belum menandatangani anggaran pengamanan pilkada, Kamis (25/6).

Menteri Tjahjo dalam paparannya menyebut, yang belum menganggarkan dana pilkada secara tuntas adalah kepala daerah yang menjabat selama dua periode. Selain itu, terkait anggaran pengawasan Pilkada Serentak, katanya masih terdapat 35 daerah yang masih dalam proses penandatangan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD).

Di sisi lain, Polri juga menganggarkan biaya pengamanan pilkada sebesar Rp 1.075.924.924.440.201. Namun dari dana yang diusulkan Polri, pemerintah daerah baru menyetujui Rp 363. 231. 471. 155 rupiah. Masih kurang sekitar Rp 700 miliar lagi.

Aziz mengakui, bahwa Polri juga belum pernah membahas anggaran pengamanan Pilkada serentak 2015 sehingga Komisi III DPR pun belum pernah menyetujui anggaran terkait Pilkada. Jika diajukan anggaran baru, lanjutnya anggaran baru tersebut harus dimasukkan dalam RAPBN 2016.

“Supaya clear terkait anggaran ini (pilkada), Polri tidak pernah ada pembahasan dengan Komisi III. Jika diajukan anggaran baru berarti dimasukkan dalam RAPBN 2016 yang pembahasan bulan Oktober dan baru bisa digunakan di 2016,” terang Aziz.

Terkait anggaran 2015, lanjut dia, tidak bisa diganggu lagi dan tidak bisa diubah untuk disetujui mengisi kekurangan anggaran pengamanan pilkada. Karena itu, Aziz menganjurkan pilkada serentak ditunda ke tahun 2016 agar anggaran pengamanan tersedia.

“Kita tidak mungkin mengubah anggaran tahun 2015. Kami sarankan pilkada ditunda ke 2016,” tandasnya.

[rnd]

Sumber : Merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge