0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Rendah, Tingkat Keterbacaan Buku Teks Bahasa Inggris

Humas Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Anam Sutopo (dok.timlo,net/tyo eka)
Sukoharjo – Pakar Penterjemah Bahasa Inggris Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Dr Anam Sutopo menyatakan, tingkat keterbacaan buku teks Bahasa Inggris di kalangan siswa relatif masih rendah.
“Hal itu kami peroleh dari hasil penelitian di sejumlah SMP di kawasan Kabupaten Sukoharjo,” jelas Anam kepada Timlo.net , di Humas UMS, Pabelan, Kartasura, Sukoharjo, Rabu (24/6).Anam mengatakan, penelitiannya tentang Analisis Buku Teks Bahasa Inggris Untuk SLTP Sebagai Media Proses Belajar Mengajar Bagi Guru dan Murid. Penelitian mengambil sampling sejumlah SMP negeri di Kabupaten Sukoharjo.

Menurut Anam, buku teks Bahasa Inggris belum dimanfaatkan secara optimal oleh para siswa, hal ini terbukti saat proses belajar mengajar berlangsung masih banyak dijumpai siswa tidak membawa buku teks dengan berbagai alasan. Realitas tersebut mengindikasikan bahwa siswa tidak menyiapkan buku, apalagi mempelajari buku teks Bahasa Inggris. Guru Bahasa Inggris dituntut selalu memotivasi siswanya untuk mempelajari buku dengan berbagai metode pengajaran

Buku teks Bahasa Inggris SLTP digunakan sebagai buku acuan utama dalam kegiatan belajar mengajar. Dalam penerapan pembelajaran Bahasa Inggris, ternyata para guru yang mengajar Bahasa Inggris menggunakan buku teks sebagai acuan utama. Di samping diharuskan pemerintah untuk menggunakan buku teks tersebut, memang tidak ada buku lain yang dimiliki oleh siswa sebagai sumber belajar.

Berdasarkan hasil penelitian, Anam mengatakan bahwa penggunaan buku teks Bahasa Inggris dalam kegiatan belajar mengajar belum optimal. Dalam proses belajar mengajar, ada sebagian guru telah menggunakan buku teks sebagai media melalui penerapan metode tanyajawab maupun penugasan. Pada sisi lain kesadaran siswa untuk mempelajari buku teks tanpa menunggu perintah guru belum terwujud. Di samping itu masih dijumpai guru menerapkan metode ceramah secara monoton dengan buku teks sebagai media pengajaran.

Untuk meningkatkan efektivitas penggunaan buku teks Bahasa Inggris dalam proses belajar mengajar, menurut Anam yang juga Kepala Humas UMS, langkah yang dapat dilakukan oleh guru antara lain penerapan metode mengajar yang variatif, menggunakan multi media pengajaran Bahasa Inggris, serta melengkapi sumber pengajaran dengan buku penunjang terbitan swasta maupun Lembar Kegiatan Siswa (LKS).

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge