0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ramadan di Balik Jeruji Besi

Ingat Salat dan Puasa, Saatnya Untuk Bertobat

Kegiatan Ramadan di Rutan Boyolali, warga binaan memanfaatkan untuk bertaubat

timlo.net/nanin

Kegiatan Ramadan di Rutan Boyolali, warga binaan memanfaatkan untuk bertaubat

Boyolali — Bulan Ramadan adalah bulan penuh berkah bagi umat Islam. Ramadan kali ini, tidak disia-siakan bagi warga binaan di Rutan Boyolali. Selain menjalankan ibadah puasa, warga binaan juga mengikuti Tarawih dan Tadarus.

Selasa siang (23/6), lantunan ayat suci Al quran terdengar dari Masjid At Ta’ibin komplek Rutan Boyolali. Sebanyak enam warga binaan dengan khusyuk dan bersama-sama memanfaatkan waktu menunggu matahari terbenam dengan membaca Al Quran. Meski di bawah penjagaan ketat, hal itu tidak mempengaruhi kekhusyukan.

“Tidak hanya Tadarus, kita juga mengelar Tarawih,” ujar Kasubsi Pelayanan Tahanan Rutan Boyolali, Darmawan.

Hanya saja untuk pelaksanaan Tarawih di Masjid rutan, kata dia, terpaksa harus dilakukan bergilir. Hal ini dilakukan karena minimnya petugas jaga. Namun, bagi warga binaan yang tidak mendapat jatah Tarawih di masjid, mereka tetap bisa menjalankan Tarawih di sel masing-masing.

Disisi lain, salah satu warga binaan, Andi Mastara asal Pacitan, mengaku ini kali pertama dirinya harus menjalankan bulan Ramadan di balik jeruji. Namun ada hikmah yang didapat, Andi mengaku biasanya tidak bisa menjalankan salat lima waktu dan puasa.

“Disini saya bisa salat lima waktu dan puasa penuh, ini saatnya saya bertobat,” ungkap Andi yang lebaran nanti masa hukuman satu tahunnya selesai.

Hal senada juga diungkapkan warga binaan lainya, Mulyono warga Juwangi. Dia mengajak warga binaan lain untuk bisa memanfaatkan bulan Ramadan untuk memperbaiki diri.

“Saya ajak temen-temen untuk kembali ke jalan yang benar,” tandasnya.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge