0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

NASA Siapkan Nuklir Untuk Hancurkan Asteroid

Komet

Dok: Timlo.net/Daily Mail.

Komet

Timlo.net—Nasa dan National Nuclear Security Administration (NNSA) telah mengumumkan jika mereka bekerja sama. Keduanya mempersiapkan diri untuk kemungkinan menghancurkan asteroid-asteroid yang berbahaya bagi Bumi menggunakan senjata nuklir.

Dalam film Armageddon yang dibintangi Bruce Willis, digambarkan dia terbang dengan pesawat luar angkasa untuk mengebor inti asteroid dan meledakkannya. Rupanya Nasa dan NNSA berencana menggunakan metode yang sama dengan mengirim senjata nuklir lewat roket.

“Biasanya badan-badan pemerintah ini berfokus menyelesaikan masalah mereka sendiri, jadi hal apapun yang membuat mereka bersatu adalah hal yang baik,” kata Bruce Betts, kepala ilmu pengetahuan dan teknologi di the Planetary Society kepada New York Times.

Para ilmuwan percaya ada sekitar satu juta asteroid di dekat Bumi yang bisa mengancam keselamatan planet kita. Tapi hanya sebagian kecil dari kumpulan asteroid ini yang terdeteksi. Bukti dramatis adanya asteroid yang bisa menghantam Bumi muncul 15 Februari 2014, saat sebuah obyek tidak dikenal meledak di atas Chelyabinsk, Rusia. Energi benda ini diperkirakan 20-30 kali lebih besar dibandingkan bom atom Hiroshima.

Gelombang ledakan yang mengejutkan ini menyebabkan luka dan kerusakan yang meluas. Hal ini membuat benda angkasa ini menjadi benda angkasa terbesar yang berhasil masuk ke atmosfer Bumi sejak peristiwa Tunguska yang terjadi pada 1908, yang menghancurkan sebuah wilayah hutan di Siberia.

Menggunakan senjata nuklir untuk meledakkan asteroid mungkin bisa berhasil untuk asteroid dan komet yang memiliki diameter 50 meter hingga 150 meter. Beberapa ahli berkata bahwa pecahan batu meteor dan asteroid yang hancur karena nuklir bisa membuat situasi lebih buruk. Solusi yang lebih baik menurut mereka adalah dengan mengalihkan arah asteroid.

Meledakkan asteroid dengan senjata nuklir sudah lama diusulkan sebagai solusi menghadapi ancaman benda angkasa menabrak bumi. Tahun lalu, sebuah tim dari Iowa mengusulkan hal yang sama dalam sebuah konferensi Nasa. Tim ini berkata hanya diperlukan waktu seminggu untuk mengumumkan proses peluncuran jika sistem ini dikembangkan.

Disebut Hypervelocity Asteroid Intercept Vehicle atau HAIV, roket pembawa nuklir ini bisa meledakkan sebuah asteroid jauh di angkasa.

Selama 20 tahun terakhir, Nasa mencari asteroid di dekat bumi dengan diameter lebih besar dari 1km. Dan mereka mengaku bahwa mereka menemukan 98 asteroid dengan diameter ini. Tapi sistem deteksi asteroid yang ada hanya bisa melacak satu persen dari obyek-obyek ini yang mengitari matahari.

Dalam sesi konferensi yang diadakan di SXSW, Texas tahun lalu, seorang ilmuwan Nasa, Jason Kessler berkata: “Kemungkinan benda angkasa seperti ini menabrak kita di masa depan bisa terjadi, walaupun kami tidak merasa ketakutan dan beranggapan bahwa ancaman ini segera terjadi.”

 

Editor : Ranu Ario

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge