0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kandidat AD 2 Perang Spanduk, KSB Tegaskan Objektif

Spanduk Anung-Fajri di kawasan Karangasem

Timlo.net/Daryono

Spanduk Anung-Fajri di kawasan Karangasem

Solo – Koalisi Solo Bersama (KSB) memastikan tidak ada perbedaan perlakukan terhadap tiga kandidat wakil walikota dari KSB. Calon yang memperoleh peringkat tertinggilah yang akan dipasangkan dengan calon walikota KSB, Anung Indro Susanto.

“KSB punya mekanisme penentuan AD 2. Lalui saja semua mekanisme itu. Prinsipnya tidak ada pembedaan terhadap calon AD 2,” kata Ketua KSB yang juga Ketua DPD PKS Solo, Sugeng Riyanto kepada wartawan, Senin (22/6).

Pernyataan itu disampaikan Sugeng seiring masuknya nama kader PKS, M Fajri sebagai bakal calon wakil walikota (bacawawali) di KSB. Fajri resmi diusulkan ke KSB oleh Anung. Masuknya Fajri menambah daftar dua nama bacawawali KSB yakni Umar Hasyim (Ketua DPD PAN Solo) dan M Taufiq (pengacara).

Menurut Sugeng, ada tiga parameter penentuan cawawali KSB. Pertama, seberapa jauh calon mampu menambah suara. Kedua, kesiapan finansial dan ketiga hasil survei menyangkut elektabilitas.

“Tiga ini dilihat. Yang paling tinggi ini yang akan dipasangkan dengan Anung. Jadi tidak ada perbedaan. Objektivitas yang berbicara,” terang dia.

Disinggung kecocokan bacawawali dengan Anung, Sugeng menyatakan, Anung sudah mengatakan siap dipasangkan dengan siapapun dari tiga bacawawali.

Pantauan Timlo.net, Senin (22/6), sejumlah spanduk bergambar Anung dan M. Fajri terpasang di beberapa titik. Spanduk bertulis “Saatnya yang muda memimpin” dipasang oleh Gerakan Elemen Masyarakat Surakarta (Gemas). Adapula spanduk Anung dengan Umar Hasyim yang dipasang oleh DPD PAN Solo.

Terkait pemasangan spanduk itu, Sugeng menyatakan KSB tidak membatasi. Pasalnya hal itu bagian upaya masing-masing bacawawali membangun branding.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge