0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kepergok Nyolong Manuk, 2 Remaja Remuk

Dua tersangka pencurian burung di kawasan hukum Polsek Banjarsari. ()

Solo — Dua pemuda menjadi bulan-bulanan warga setelah aksi mencuri seekor burung berhasil dipergoki. Massa yang berang dengan ulah kedua pencuri yakni, Arif Fadiyanto alias Toyib (18) warga Tambak RT 02/ RW 02, Grogol, Sukoharjo dan Galih Triyono alias Lintang (17) warga Kragilan RT 09/ RW.24 Kadipiro, Banjarsari, Solo, langsung menghadiahinya dengan bogem mentah hingga polisi dengan susah payah berhasil mengamankan keduanya.

“Keduanya diamankan dalam kondisi tak sadarkan diri setelah aksi mencuri burung yang dilakukan gagal,” terang Kapolsek Banjarsari, Kompol Saprodin melalui Kanit Reskrim Polsek Banjarsari, AKP Supardi, Senin (22/6) siang.

Informasi yang dihimpun, kedua pemuda yang berprofesi sebagai anak jalanan tersebut melintas di kawasan Kampung Sendang Asri RT 08/ RW 18 Kadipiro, Banjarsari, Solo pada Minggu (21/6) sekitar pukul 19.00 WIB. Dengan mengendarai sepeda motor jenis Honda Beat AD 5005 CS mereka melihat ada burung jenis Jalak Uren berada didalam sangkar yang tergantung didalam rumah. Tanpa pikir panjang, keduanya langsung masuk kerumah yang mereka kira sepi lantaran penghuni rumah sedang mengerjakan sholat tarawih.

“Sebenarnya, yang menjadi target incaran pencurian tersebut adalah tetangga tersangka,” terang Kanit.

Saat hendak keluar rumah dengan membawa hasil curian, lanjut Kanit, aksi mereka diketahui warga. Tak tinggal diam, warga yang mengetahui langsung meneriaki keduanya maling dan langsung dihadiahi bogem mentah.

“Keduanya sempat lari, tapi warga sudah mengepung karena ada yang berteriak maling,” ucap Kanit.

Lantaran salah seorang diantaranya masih dibawah umur, korban pencurian yang diketahui bernama Asep Muslim meminta supaya keduanya tidak mengulangi perbuatan tersebut. Dengan disaksikan oleh ketua RT, korban tidak akan melaporkan keduanya dan menempuh jalan damai.

Sementara, dari pengakuan tersangka, keduanya nekat melakukan pencurian untuk mendapatkan uang dan rencanya akan digunakan bersenang-senang.

“Rencananya dijual dan uangnya untuk bersenang-senang,” terang Toyib.

Atas kejadian tersebut, pihak Polsek Banjarsari menghimbau kepada masyarakat supaya lebih waspada ketika menjelang buka puasa, tarawih dan sholat subuh. Tidak menutup kemungkinan, para pencuri memanfaatkan waktu ibadah tersebut untuk beraksi melaksanakan operasi pencurian.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge