0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

PPDB, Sekolah Swasta Khawatir Siswa Tak Sesuai Kuota

Salah satu sekolah di Boyolali (timlo.net/nanin)

Boyolali — Sejumlah sekolah swasta di Kabupaten Boyolali mengkhawatirkan jumlah siswa baru yang diperoleh dalam penerimaan peserta didik baru (PPDB) 2015, tidak sesuai dengan kuota. Saat ini, pihak sekolah masih menunggu selesainya pendaftaran di sekolah negeri.

“Dari sejak pendaftaran dibuka, baru ada 30 siswa yang mendaftar,” ungkap Tri Wahyuni, panitia pendaftaran siswa baru SMP Muhammadiyah Banyudono, Senin (22/6).

Dijelaskan, sekolahanya saat ini masih menunggu tuntasnya pendaftaran di sekolah negeri. Biasanya, saat pendaftaran sekolah negeri selesai, maka siswa yang tidak diterima baru akan mendaftar ke sekolah swasta. Hanya saja, sekolah juga tidak muluk- muluk memasang target tinggi jumlah siswa baru. Minimal bisa sama tahun lalu sebanyak dua kelas dengan jumlah siswa 60 anak.

“Ya nanti kalau melebihi target kita tambah satu ruang lagi,” imbuhnya.

Senada, Darmadi, bendahara SMP Katolik Slamet Riyadi mengaku, hingga kini baru ada enam pendaftar. Dirinya optimis jumlah siswa minimal sama dengan tahun lalu sebanyak 30 siswa atau satu kelas.

“Kamis (25/6), baru kami mendapat limpahan. Siswa yang tidak diterima langsung mencabut nilai NEM untuk beralih ke sekolah swasta,” ungkapnya.

Kondisi sama juga terlihat di ruang pendaftaran SMP Muhammadiyah Program Khusus Boyolali. Ruangan terasa lengang karena belum  terlihat pendaftar yang datang. Saat ini baru ada 4 calon siswa yang mendaftar.

“Harapan kami bisa mendapatkan jumlah pendaftar untuk dua kelas,” ujar Kepala sekolah, Eka Purwatiningsih.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge