0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

LPPM UNS Dampingi Usaha Handycraft Brangkal

(dok.timlo.net/tyo eka)

Solo — Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Sebelas Maret (UNS) melakukan pendampingan terhadap usaha mikro handycraft yang dikembangkan di Desa Brangkal, Kecamatan Karanganom, Klaten. 

Tim pendampingan dari LPPM UNS dipimpin Guntur Siamsono memantau perkembangan usaha mikro handycraf yang diprakarsai Widodo, yakni Shelly Handycraft dan Kelompok Usaha Mikro ‘Margo Mulyo’. Keduanya bergerak dalam bidang pembuatan handycraft.

“Keduanya berada di Desa Brangkal,” jelas Guntur kepada wartawan saat diajak peninjauan oleh LPPM UNS, pekan lalu.
.
Menurut Guntur, baik Shelly Handycraft dan Kelompok Margo Mulyo merupakan kelompok pengrajin handycraft yang memerlukan dukungan dalam pengembangan produksi dan manajemen pengelolaannya. Karena itu kemudian dilakukan antara lain survey kemitra, penyuluhan, pelatihan, pendampingan dan monitoring evaluasi.

Seperti halnya, kata Guntur, pada waktu survei dilakukan beberapa pertemuan dengan tujuan menggali permasalahan yang ada dan mencarikan solusi-solusinya.

Penyuluhan dan pelatihan pembuatan handycraft dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan bagi para pengrajin handycraft. Pendampingan dan monitoring evaluasi dilakukan untuk memantau perkembangan dari usaha kerajinan handycraft setelah dilakukan penyuluhan dan pelatihan pembuatan handycraft.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge