0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

PPDB, Anak Asuh SSB Putra Wonogiri Pilih Daftar Satu SMP

dok.timlo.net/tarmuji
(dok.timlo.net/tarmuji)

Wonogiri — Sebanyak 10 anak yang merupakan anak asuhan sekolah sepak bola (SSB) Putra Wonogiri beramai-ramai mendaftar di satu sekolah yang sama, yakni SMPN 6 Wonogiri.

“Sementara baru 10 anak yang kita daftarkan di hari pertama PPDB (Penerimaan Peserta Didik Baru) ini, kemungkinan besok akan bertambah lagi,” ujar dedengkot SSB Putra Wonogiri, Joko Suwarno, Senin (22/6).

Menurut lelaki yang kerap disapa Mbah Bajang Koplak ini, alasan dia memilih SMPN 6 Wonogiri lantaran tepat berada di tengah kota. Ia juga menyebut, dari semua anak asuh yang ia daftarkan kebanyakan berdomisili di luar Wonogiri Kota, seperti dari Selogiri, Eromoko, Wuryantoro dan Nguntoronadi. Sehingga pertimbangan ekonomis mengenai biaya transportasi yang mendasarinya.

“Yang jelas kami ingin anak-anak ini mudah dalam pengawasan dan tetap terjaga kekompakannya di dalam klub ,apalagi anak-anak ini kan punya talenta semua,” terangnya.

Dikatakan, anak asuhnya selain berprestasi di bidang olahraga khususnya sepakbola, nilai akademiknya pun tergolong lumayan bagus. Kebanyakan mereka merupakan kelahiran tahun 2002 dan 2003.

“Rata-rata nilainya di atas 21 plus nilai Popda 7,5,” jelasnya.

Seniman asal Selogiri ini menambahkan, dirinya berharap pihak SMPN 6 menerima semua anak asuhnya. Pasalnya, mereka pernah mengharumkan nama Wonogiri di tingkat nasional.

“Kami berharap pihak SMPN 6 menerima mereka sesuai dengan aturan yang berlaku,” katanya.

Kepala SMPN 6 Wonogiri, Tulatmin saat dikonfirmasi wartawan mengatakan,sangat setuju dengan rencana 10 anak asuh SSB Putra Wonogiri yang mendaftar di sekolah yang ia pimpin. Bahkan ia berjanji akan memfasilitasi mereka, namun terlebih dahulu pihaknya akan berkoordinasi dengan Kepala Disdik Wonogiri.

“Benar, secara prinsip kita setuju sekali, karena anak-anak ini kan punya prestasi luar biasa,” jelasnya.

Namun demikian, lanjut Tulatmin, prosedur PPDB tetap berlaku bagi mereka. Nilai ujian sekolah mereka nantinya akan dilakukan penilaian dengan sistem peringkat. Sementara itu, kuota PPDB tahun ini, SMPN 6 masih seperti tahun sebelumnya, yakni delapan kelas atau sekira 250 siswa.

“Jika mereka nanti ada yang tidak lolos seleksi, kita akan meminta dinas agar ke-10 anak ini dapat diterima semua,” katanya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge