0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Petani Dihimbau Tanam Padi Serentak

Timlo.net - Nanin

Antisipasi hama,petani diajak tanam serempak

Boyolali – Salah satu upaya menekan serangan hama adalah dengan melakukan tanam serentak. Sayangnya, pola tanam serentak ini tidak begitu diminati petani dengan alasan lahan mereka merupakan lahan sewa.

Seperti contoh di wilayah Banyudono, Boyolali. Petani enggan diajak menanam serempak. Hal ini dikarenakan lahan yang mereka tempati merupakan lahan sewa. Akibatnya, serangan hama seperti wereng dan tikus menganas di wilayah Banyudono.

“Alasanya masa tanam harus mengejar masa sewa,” ungkap Koordinator Penyuluh dan Organisme Pengganggu Tanaman, Iskak Harjono, Sabtu (20/6).

Hama yang menyerang lahan pertanian di wilayah Kecamatan Banyudono didominasi hama penggerek batang seluas 14 hektare. Kemudian hama bakteri hawar daun atau hama kresek seluas 4 hektare dan virus kerdil rumput seluas 9 hektare.

Virus kerdil rumput dibawa oleh wereng batang coklat yang menyerang tanaman. Virus mengakibatkan pertumbuhan padi tidak bisa maksimal sehingga mengalami gagal panen.

“Tanaman yang terkena virus ini akan pendek, makanya disebut dengan virus kerdil,” imbuhnya.

Untuk memudahkan petani, pihaknya mengajak petani menanam serempak dengan sistem blok. Cara ini lebih mudah diterapkan dibandingkan tanam serempak pada seluruh hamparan, karena cakupan luasan lebih sempit. Tanam serempak hamparan hanya bisa dilakukan di wilayah berpengairan teknis dari aliran waduk.

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge