0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Persis Perlu Maksimalkan Latihan di Malam Hari

Striker Persis, Ferry Anto (merah) (dok.timlo.net/aryo yusri atmaja)

Solo – Hadapi PSCS Cilacap di semifinal Piala Polda Jateng, Rabu (24/6), Persis terus berbenah. Laskar Samber Nyawa mencoba berlatih di malam hari agar terbiasa dengan atmosfer lapangan pada laga selanjutnya.

Pasalnya, bermain pada malam hari dengan sorot lampu sangat sering dilakukan oleh calon lawannya yakni PSCS. Seluruh pertandingan di babak penyisihan grup PSCS, dilakoni dengan bermain malam hari saat berstatus tuan rumah.

Hal itu yang tidak dipunyai Persis saat ini. Seluruh pertandingan selalu dimainkan di sore hari dengan cahaya alami matahari. Padahal laga semifinal dan final nanti dilaksanakan di malam hari karena bersamaan dengan masa bulan puasa.

Persis sendiri kini hanya berharap banyak pada lapangan futsal saat berlatih malam hari. Karena fasilitas penerangan Stadion Manahan ataupun Sriwedari belum juga bisa digunakan Persis.

“Sebenarnya saya berharap bisa latihan malam hari dengan pencahayaan lampu. Setengah lapangan Sriwedari pun tidak masalah kok, kalau Manahan jelas akan membutuhkan biaya yang tak sedikit,” ungkap pelatih Persis, Aris Budi Sulistyo, Sabtu (20/6) sore.

“Mau tidak mau, kami harus memaksimalkan fasilitas yang ada, sambil menunggu proses penggunaan Sriwedari di malam hari. Sebenarnya ada keuntungannya main malam, terutama dari segi stamina dan lebih bertenaga,” imbuh Aris.

Dalam latihan di Sriwedari, Sabtu sore, tiga pemain masih belum nampak yakni Anggo Julian, Fandi Edy, dan Saddam Husain. Aris Budi masih memberikan porsi latihan ringan untuk pengembalian kondisi fisik anak buahnya.

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge