0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pedagang Klewer Dilarang Parkir di Pasar Sementara

dok.timlo.net/dhefi
Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kota Solo, Yosca Herman Soedradjad (dok.timlo.net/dhefi)

Solo —  Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) Kota Solo, melarang pedagang untuk memarkirkan kendaraannya di lokasi parkir Pasar Sementara Klewer. Hal ini dikarenakan minimnya ketersediaan lahan parkir yang ada di kawasan tersebut. Kebijakan tersebut akan mulai diberlakukan pada Senin (22/6) pekan depan.

“Pedagang yang membawa kendaraan kami arahkan untuk memarkirkan kendaraannya di kawasan Benteng Vastenburg, atau di Graha Soloraya. Sedangkan parkir yang ada di lokasi parkir darurat hanya untuk pengunjung saja,” kata Kepala Dishubkominfo Kota Solo, Yosca Herman Sudradjad, Jumat (19/6).

Yosca, demikian dia biasa disapa, mengatakan, dirinya juga menjalin komunikasi dengan Himpunan Pedagang Pasar Klewer (HPPK) untuk turut mengawasi oknum pedagang yang nekad memarkirkan kendaraannya di lokasi
Pasar Sementara Klewer. Yosca secara tegas akan memberlakukan sanksi berupa penggembokan roda jika ditemukan pelanggaran.

“Mulai Senin depan jika memang masih ada yang nekad, kita akan lakukan penggembokan,” tegasnya.

Sementara Kepala UPTD Perparkiran Dishubkominfo, M Usman mengungkapkan, kebutuhan Satuan Ruang Parkir (SRP) di pasar darurat cukup tinggi. Dia mengatakan selain di lokasi Alun-alun utara, dirinya juga akan
mengaktifkan kantong parkir di Masjid Agung Solo, dan kawasan Pasar Cinderamata.

“Dari perhitungan kami, untuk pedagang saja membutuhkan 1402 SRP (Satuan Ruang Parkir), padahal dari tiga tempat itu hanya tersedia lahan parkir untuk 415 motor dan 240-an mobil, karenanya pedagang tidak diperkenankan untuk parkir di area ini,” katanya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge