0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ssttt! Model Kelahiran Nganjuk Ini Terbaik se-Asia, Lho!

Ayu Gani @Kapamlagi.com (dok.merdeka.com)

Timlo.net — Totalitas dan perjuangan keras model kelahiran Nganjuk, 13 Agustus 1993, Ayu Gani ketika berlenggak lenggok di catwalk dan menjalani sesi pemotretan terbayar sudah. Pada malam puncak Asia’s Next Top Model yang dilangsungkan di Singapura, 17 Juni 2015, Ayu berhasil menjadi yang terbaik mengalahkan model-model Asia lainnya.

Namun siapa sangka meski telah berhasil dinobatkan sebagai yang terbaik, Ayu Gani masih sering merasa minder. Penyebabnya adalah, meski memiliki tinggi badan 173 cm dan berat 48 kg yang terhitung cukup ideal untuk wanita Indonesia. Ketika berjalan dan berada di antara model-model lain dari luar negeri, Ayu merasa tidak tinggi.

“Aku tuh orangnya nggak pedean sampai sekarang, nggak tahu wawancara bingung mau ngomong apa. Aku nggak pernah merasa cantik, dan aku selalu merasa pas kompetisi aku nggak cantik dan nggak tinggi. Aku udah siap-siap kalah, kalau aku pikir sampai akhirnya sebut namaku (sebagai pemenang), aku nganga aja dan bener nggak sih. Minder dan nggak pede all the time,” jelasnya kala ditemui di kantor FOX Channel, Sampoerna Strategic, Sudirman, Jakarta Selatan, Jumat (19/6).

Meski kerap merasa tidak percaya diri, Ayu Gani termasuk model yang memiliki bakat luar biasa. Ketika dipotret misalnya, walau dengan keadaan tidak pede, hasil yang tertangkap kamera bisa membuat banyak orang berdecak kagum.

Hal itu menjadi salah satu faktor penentu kemenangannya di ajang Asia’s Next Top Model, selain kemampuannya berjalan sebagai model yang banyak diapresiasi oleh para profesional di bidang modelling yang terlibat ajang tersebut.

Kompetisi modelling Asia tersebut menjadi ajang pembelajaran bagi Ayu Gani. Selain itu kemenangannya juga menjadi batu pijakan untuk meraih yang lebih tinggi lagi karena pada tanggal 29 Juni nanti Ayu bakal berangkat ke London untuk bergabung dengan salah satu agency model. Prestasi gemilang Ayu ini tentu menjadi kebanggaan dan disambut gembira keluarga.

“Mamaku udah nangis, dia sampai nggak bisa ngomong apa-apa. Mamaku bilang Mami bangga sama kamu, beneran kan yang Mami bilang. Sekarang ini aku jadi lebih dengerin orang tua,” tandas Ayu Gani.  (kpl/pur/sjw)

Sumber: merdeka.com

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge