0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kasatnarkoba : Trihex Untuk Obat Parkinson

Tersangka pengedar pil koplo yang diamankan Satuan Narkoba Polres Klaten

timlo.net/aditya

Tersangka pengedar pil koplo yang diamankan Satuan Narkoba Polres Klaten

Klaten – Setidaknya 4.172 butir pil Trixyphenidyl diamankan Satuan Narkoba Polres Klaten dari tangan Rudi Kecles (22) alias Gudel, warga Dukuh Jontaan, Desa Taji, Kecamatan Prambanan, Klaten, Selasa (9/6), silam. Menurut pengakuan tersangka, pil itu diedarkan di kalangan pelajar Klaten.

“Saya baru berjualan selama setengah tahun. Pil ini saya dapat dari bandar yang berada di Semarang. Biasanya, dijual ke anak sekolah,” ujar Gudel, saat gelar perkara di Mapolres Klaten, Jumat (19/6).

Dari hasil penjualan obat yang populer dengan nama Trihex atau pil putih ini, ia mengaku mengantongi keuntungan Rp 7.500 per stripnya. Pasalnya, harga dari Semarang sebesar Rp 17.500 per strip atau Rp 175 ribu per box.

“Per stripnya saya jual Rp 25 ribu. Kalau eceran, Rp 5.000 dapat dua butir dan kelipatannya. Ya sehari paling besar terjual Rp 500 ribu,” akunya.

Disinggung efek mengkonsumsi pil tersebut, Gudel mengatakan, membuat nge-fly, layaknya orang ingin tidur dan menjadi semakin tenang. Setiap hari dirinya juga mengonsumsi dua butir.

Sementara itu, Kasat Narkoba Polres Klaten, AKP Danang Eko Purwanto menjelaskan, Trixyphenidyl biasa digunakan untuk mengobati penyakit Parkinson.

“Dijual di apotek, tapi harus membutuhkan resep dokter,” jelasnya.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge