0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Inkrah, Mantan Kadisdikpora Terima Vonis Hakim

Terpidana kasus surat keterangan palsu, Sutojoyo dan Muchlis, menyatakan menerima putusan hakim (dok.timlo.net/nanin)

Boyolali — Terpiana kasus surat keterangan lulus Kejar Paket B palsu, mantan Kepala Disdikpora Boyolali, Sutojoyo dan Muchlis, menyatakan menerima vonis hakim setelah satu minggu pikir-pikir dengan putusan hakim.

“Sudah inkrah, klien kami sudah menerima putusan hakim,” ungkap Pengacara Sutojoyo Cs, Edi Santoso, Jumat (19/6).

Menurut Edi, putusan vonis hukuman enam bulan penjara dengan masa percobaan satu tahun tersebut, hanya bersifat percobaan. Menurut Edi, jika vonis tersebut diartikan kliennya salah diakuinya memang salah. Tetapi tingkat kesalahan kliennya tidak signifikan. Selain itu, vonis yang dijatuhkan tidak mengurangi hak-hak terpidana, yaitu tetap bekerja sebagai PNS.

“Kita terima, meski putusan ini mengambang tetapi tidak mengurangi hak-hak klien kami,” ungkap Edi.

Sebelumnya, Sutojoyo, mantan Kepala Disdikpora Boyolali, dijatuhi vonis enam bulan penjara dengan masa percobaan satu tahun oleh majelis hakim PN Boyolali, Kamis (4/6). Sutojoyo dinilai terbukti bersalah dalam kasus surat keterangan lulus Kejar Paket B tersebut. Meski sudah divonis, Sutojoyo tidak perlu menjalani hukuman kurungan.

Begitu juga dengan Muchlis, yang divonis selama empat bulan penjara dengan masa percobaan selama enam bulan. Namun dengan catatan, keduanya tidak melakukan pelanggaran hukum selama satu tahun masa percobaan tersebut.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge