0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Masyarakat Diimbau Tidak Borong Sembako

Pedagang cabai di pasar (dok.timlo.net/nanin)

Boyolali — Untuk menghindari kelangkaan bahan kebutuhan pokok (Sembako), masyarakat Boyolali diimbau tidak memborong barang-barang kebutuhan. Masyarakat diimbau membeli Sembako sesuai kebutuhan.

“Jangan memborong, apalagi menimbun, akibatnya selain Sembako langka, harga kebutuhan juga akan mengalami peningkatan tajam,” ujar Kepala Disperindag Boyolali, Suyitno, Jumat (19/6).

Diakui, selama Puasa hingga Lebaran, kebutuhan pokok mengalami peningkatan tajam. Karena panic buying yang berlebihan mengakibatkan kelangkaan bahan-bahan kebutuhan di pasar. Akibatnya, harga kebutuhan melonjak tajam.

Di sisi lain, Kepala Bidang  Perdagangan, Yohanes  Supriyanto, mengatakan selama bulan Ramadan, harga kebutuhan pokok di sejumlah pasar masih stabil. Jika ada kenaikan, masih di batas kewajaran. Seperti misalnya
daging sapi naik hinggaRp 100 ribu perkilogram, dan telur ayam, dari harga Rp 18 ribu naik menjadi Rp 19.500 perkilogram.

“Kenaikan harga masih wajar, masyarakat jangan panik,” imbuh Supriyanto.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge