0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pemkot Solo Carikan Modal Usaha Pengemis Difabel

dok.timlo.net/achmad khalik
Petugas Satpol PP mendata sejumlah pengemis (dok.timlo.net/achmad khalik)

Solo – Pemerintah Kota (Pemkot) Solo akan mencarikan modal usaha bagi para pengemis difabel. Hal itu diungkapkan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Solo, Sutarjo, saat melakukan Sidak ke Pasar Darurat Klewer, Jumat (19/6).

“Pengamen dan pengemis difabel ini akan kami carikan permohonan CSR (Corporate Social Responsibility) untuk memberikan bantuan modal usaha,” ungkapnya.

Dia mencontohkan, beberapa pengamen dan pengemis difabel di kawasan Manahan. Mereka akan diberikan modal usaha berupa kompresor dan meja etalase kecil untuk berjualan. Sutarjo mengatakan, dirinya akan mengupayakan pencairan bantuan CSR sebelum Lebaran 2015.

Selama ini, kata Sutarjo, pihaknya berkompromi dengan pengemis yang kerap beroperasi di kawasan Manahan. Hal ini dilakukan karena Pemkot merasa kasihan dengan kondisi pengamen yang ada di lokasi itu.

“Selama ini kita berbagi waktu dengan mereka (pengemis). Jika pagi jam 07.00 WIB dampai 15.00 WIB mereka tidak boleh beroperasi, nanti setelah sore sampai malam waktu untuk mereka. Tetapi jika ada tamu penting, mereka tetap tidak boleh beroperasi. Kalau mau langsung kita usir kan kasihan juga, makanya mereka kita beri modal untuk bisa berusaha mandiri, dan tidak mengemis lagi,” katanya.

Sutarjo menjelaskan, selama ini jika ada pengamen dan pengemis yang terjaring razia pihaknya akan memulangkan mereka ke tempat asalnya. Sedangkan untuk orang gila yang kerap berkeliaran, dia mengatakan telah bekerjasama dengan Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Solo di Kentingan untuk merujuk mereka.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge