0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Dewan Dukung Pemkot Segel Kios Pasar Sementara Tak Ditempati

dok.timlo.net/daryono
Ketua Komisi III DPRD Solo, Honda Hendarto (dok.timlo.net/daryono)

Solo – Kalangan DPRD Solo mendukung sikap tegas Pemerintah Kota (Pemkot) terkait masih sepinya aktivitas pedagang di pasar sementara Klewer. Sanksi berupa pencabutan Surat Hak Penempatan (SHP) dinilai sudah tepat.

“Kalau masih pembenahan ya kita toleransi. Tetapi kalau kiosnya didiamkan saja ya Pemkot memang harus tegas dengan mencabut SHP. Kami mendukung,” kata Ketua Komisi III DPRD Solo, Honda Hendarto kepada wartawan, Jumat (19/6).

Menurut Honda, pedagang semestinya konsisten dengan sikap pedagang saat pasar sementara belum dibangun. Waktu itu, pedagang mendorong agar pasar sementara segera dibangun. Bahkan, DPRD juga menjadi sasaran kritik lantaran dianggap tidak cepat merespon terbangunnya pasar sementara.

Disinggung alasan pedagang belum menempati pasar sementara lantaran kehabisan modal, legislator PDIP ini justru mempertanyakan pedagang yang bisa menyewa kios di luar pasar sementara. Menurut dia, alasan kehabisan modal tidak tepat mengingat banyak pedagang bisa menyewa kios di luar pasar sementara.

“Kecuali kalau yang memang betul-betul bangkrut, hanya di rumah, itu menjadi perhatian Pemkot. Tetapi kalau yang bisa nyewa di Pagelaran ?,” ujarnya.

Senada, Ketua DPRD Solo Teguh Prakosa mengatakan sikap sebagian pedagang yang belum menempati pasar sementara sebagai hal yang lucu. Pasalnya, pasca kebakaran, pedagang bersuara kencang agar pasar sementara segera dibangun. Soal pemilihan tempat pun Pemkot mengikuti apa keinginan pedagang.

Panjenengan kan juga tahu sendiri, pasca kebakaran pedagang suaranya seperti itu. Tempat saja mereka yang menentukan. Kalau sekarang sudah jadi pedagang kemudian ogah-ogahan kan ya lucu,” imbuhnya.

Diberitakan sebelumnya, Pemkot memberi kelonggaran bagi para pedagang Pasar Klewer untuk menempati kios di Pasar Sementara Klewer hingga Senin (22/6) pekan depan. Jika tidak, Pemkot mengancam akan melakukan penyegelan terhadap kios yang merupakan jatah pedagang.



loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge