0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kembang Api, Berkah di Bulan Ramadan

Seorang anak kecil ditemani ibunya membeli kembang api

timlo.net/tarmuji

Seorang anak kecil ditemani ibunya membeli kembang api

Wonogiri — Bulan Ramadan memasuki hari pertama, sejumlah pedagang pun mulai memanfaatkan moment ini untuk mengais rejeki. Seperti pedagang kembang api ini, hampir di sudut-sudut jalan sering kita temui pedagang musiman satu ini. Setiap menjelang buka puasa mereka sudah menggelar dagangannya.

“Sudah satu minggu lalu saya kulakan kembang api ini dari Jogja mas,” ujar Rendi (25), warga Kecamatan Ngadirojo ini, Kamis (18/6).

Menurut dia, usaha ini merupakan sampingan, lantaran dia setiap hari bekerja sebagai penjaga salah konter seluler dibilangan kecamatan setempat. Ia juga mengatakan, mulai pukul 16.00 WIB telah menggelar dagangannya di pinggir jalan, berharap pengguna jalan yang lewat tertarik membelinya.

“Kebanyakan anak-anak kecil yang kerap membelinya, ya memang ada beberapanya remaja,” jelasnya.

Dijelaskan, berbagai jenis kembang api ia jajakan, dengan harga bervariasi. Untuk kembang api tetes ia jual dengan harga perbungkusnya Rp 5.000, kemudian kembang api biasa perbungkus dibanderol Rp 2.500.

“Saya juga jual bola api lontar, isi 100 tembakan harganya Rp 15 ribu, dan ada juga isi delapan tembakan tapi harganya lumayan sekitar Rp 150 ribu,” ujarnya.

Ditambahkan, pembeli sebenarnya banyak yang mencari petasan, namun dia tidak berani menjual, pasalnya seperti biasa disaat ramadan banyak sekali razia petasan digelar aparat kepolisian.

“Ya takutnya kalau digaruk kita rugi mas, ” tandasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge