0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Anggota DPR RI Anggap Dana Aspirasi Dibutuhkan Rakyat

Sukoharjo — Anggota DPR RI menilai dana aspirasi masih sangat dibutuhkan masyarakat di tingkat desa sebagai sumber dana pembangunan infrastrtuktur. Pasalnya, dari sekian banyak usulan pembangunan, hanya sedikit yang terakomodir APBD kabupaten.

“Dalam penyusunan APBD, dimulai dari musrendes hingga musrenbang kabupaten, dan dari sekian banyak usulan dari desa sudah bisa dipastikan akan terkonfersi hingga delapan puluh persen di tingkat kabupaten,” kata anggota DPR RI, Muhammad Toha, Kamis (18/6).

Diakuinya, setiap tahun masih banyak pengajuan perbaikan infrastruktur di tingkat desa kepada wakil rakyat. Hal ini dinilai wajar, mengingat dari total APBD lebih dari setengahnya digunakan untuk belanja langsung gaji pegawai, sedangkan sisanya baru dialokasikan untuk kebutuhan alokasi umum.

Sehingga dari total APBD maupun APBN tidak mungkin bisa mengakomodir seluruh usulan dari warga masyarakat. Sehingga peran dana aspirasi masih sangat dibutuhkan, dan tidak ada alasan yang bisa digunakan untuk menolaknya.

“Dana aspirasi ini nantinya kan juga masuk ke rekening pemerintah daerah, meskipun pengajuannya dari masyarakat langsung, sehingga tidak mungkin bisa diselewengkan atau apapun,” tandasnya.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge